Redaksi
Redaksi

Rabu, 19 November 2025 17:58

Cloudflare Jadi Populer hingga Trending Pasca Gangguan Global, Siapa Mereka?

Cloudflare Jadi Populer hingga Trending Pasca Gangguan Global, Siapa Mereka?

Cloudflare menjadi perbincangan global setelah gangguan besar pada layanannya menyebabkan situs seperti X, ChatGPT, dan BMKG tidak dapat diakses. Gangguan ini menyoroti peran vital Cloudflare dalam keamanan dan infrastruktur internet modern.

BUKAMATANEWS - Layanan infrastruktur internet Cloudflare mengalami gangguan besar pada Selasa malam (18/11/2025) dan langsung menjadi topik trending di berbagai platform media sosial. Gangguan tersebut membuat sejumlah layanan besar seperti X (Twitter), ChatGPT, hingga situs resmi BMKG tidak dapat diakses dan menampilkan pesan “internal server error”.

Cloudflare dikenal sebagai salah satu fondasi utama internet modern, sehingga ketika layanannya bermasalah, efeknya langsung meluas ke banyak negara dan berbagai website besar sekaligus.

Penyebab Cloudflare Bisa Ganggu Internet Global

Cloudflare adalah perusahaan teknologi asal Amerika Serikat yang berfokus pada keamanan, percepatan, dan distribusi konten internet. Berdiri sejak 2009 oleh Matthew Prince, Lee Holloway, dan Michelle Zatlyn, perusahaan ini kini menjadi penyedia utama untuk jutaan website.

Teknologi Content Delivery Network (CDN) milik Cloudflare menyimpan salinan data website di ratusan server global. Ini membuat loading halaman lebih cepat karena pengguna menerima data dari server terdekat.

Selain itu, Cloudflare juga menjadi perisai dari serangan Distributed Denial of Service (DDoS) dengan sistem reverse proxy, di mana semua permintaan internet akan melewati Cloudflare terlebih dahulu sebelum menuju server asli.

Ketika terjadi gangguan pada layanan inti tersebut, berbagai situs ikut terdampak karena beberapa alasan diantaranya, konten tidak dapat dikirim melalui jaringan CDN, server tidak dapat menahan serangan atau permintaan berlebih, dan permintaan pengguna terhenti di lapisan Cloudflare dan tidak sampai ke server utama.

Cloudflare menyediakan platform serverless bernama Cloudflare Workers, yang memungkinkan pengembang menjalankan kode langsung di edge server tanpa mengelola server fisik. Ketika terjadi gangguan, layanan-layanan berbasis Workers juga ikut melambat atau tidak dapat diakses.

Karena besarnya skala layanan Cloudflare, insiden ini memicu keresahan global dan membuat nama Cloudflare trending secara internasional.

Hingga saat ini, pemulihan layanan terus dilakukan dan sejumlah platform dilaporkan mulai beroperasi kembali.