Redaksi
Redaksi

Senin, 17 November 2025 14:14

Sekcam Wajo Wakili Camat pada High Level Meeting TP2DD Kota Makassar 2025

Sekcam Wajo Wakili Camat pada High Level Meeting TP2DD Kota Makassar 2025

High Level Meeting TP2DD ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mempercepat transformasi digital di seluruh kecamatan dan perangkat daerah di Kota Makassar pada tahun 2025.

MAKASSAR, BUKAMATANEWS — Sekretaris Camat Wajo, Zamhir Islami Rahman, S.Stp, menghadiri High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Makassar Tahun Anggaran 2025. Kehadiran Zamhir mewakili Camat Wajo sebagai bentuk dukungan kecamatan terhadap upaya percepatan digitalisasi layanan dan tata kelola keuangan daerah.

Pertemuan tingkat tinggi tersebut digelar sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk memperluas implementasi sistem pembayaran digital, efisiensi layanan publik, serta memperkuat transformasi digital di seluruh perangkat daerah.

Dalam kesempatan itu, Zamhir menegaskan bahwa Kecamatan Wajo siap mendukung penuh kebijakan digitalisasi yang tengah didorong pemerintah kota.

“Digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Kecamatan Wajo berkomitmen mempercepat adaptasi ini agar layanan kepada masyarakat semakin mudah, cepat, dan transparan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara seluruh unit kerja di kecamatan untuk memastikan percepatan digitalisasi berjalan optimal.

“Kami akan memperkuat koordinasi internal, memastikan seluruh jajaran siap dan mampu menerapkan sistem digital dalam pengelolaan pelayanan maupun administrasi,” tambah Zamhir.

Selain Sekcam Wajo, turut hadir dalam pertemuan ini:

Kasubag Keuangan Kecamatan Wajo, Taufik Rahman, SE,

Bendahara Penerima, Sukri, dan

Kasi Kebersihan, Agusturisno.

Kasubag Keuangan, Taufik Rahman, menilai bahwa digitalisasi akan memberi dampak positif terutama dalam hal transparansi dan akurasi data keuangan.

“Dengan sistem digital, proses administrasi keuangan menjadi lebih rapi, cepat, dan minim kesalahan. Ini sangat membantu kami dalam pelaporan,” kata Taufik.

Sementara itu, Bendahara Penerima Sukri menambahkan bahwa penerapan pembayaran non-tunai akan mempermudah masyarakat sekaligus meningkatkan akuntabilitas.
“Masyarakat tidak perlu lagi membawa uang tunai. Semua bisa dilakukan secara digital, lebih praktis dan aman,” ujarnya.

Kasi Kebersihan, Agusturisno, juga menilai digitalisasi dapat memperkuat pengawasan lapangan.
“Kami bisa memetakan titik-titik kebersihan dan monitoring petugas dengan lebih cepat melalui sistem digital. Ini sangat membantu efektivitas kerja,” jelasnya.

High Level Meeting TP2DD ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mempercepat transformasi digital di seluruh kecamatan dan perangkat daerah di Kota Makassar pada tahun 2025.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Kecamatan Wajo

Berita Populer