MAROS,BUKAMATANEWS — Bupati Maros Dr. H. A. S. Chaidir Syam, S.IP., M.H memimpin rapat persiapan Peringatan Hari Ikan Nasional (Harkannas) Tahun 2025 yang rencananya akan digelar pada 21 November 2025 di Lapangan Pallantikang, Pemkab Maros. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Bupati Maros dan diikuti oleh seluruh stakeholder terkait, baik dari perangkat daerah maupun lembaga pendukung kegiatan.
Persiapan Matang untuk Suksesnya Peringatan Harkannas
Dalam rapat tersebut, Bupati Chaidir Syam menyampaikan beberapa arahan penting terkait teknis pelaksanaan kegiatan. Ia menekankan bahwa peringatan Hari Ikan Nasional bukan hanya seremonial, melainkan momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi ikan sebagai sumber protein berkualitas serta potensi ekonomi sektor perikanan di Kabupaten Maros.
Bupati juga menginstruksikan kepada perangkat daerah untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, mulai dari kesiapan lokasi, rangkaian acara, hingga keterlibatan pelaku usaha perikanan serta partisipasi masyarakat. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antar sektor agar kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dukungan Stakeholder untuk Penguatan Sektor Perikanan
Para stakeholder yang hadir, termasuk perwakilan dinas terkait, organisasi pelaku perikanan, serta instansi pendukung lainnya, menyampaikan laporan kesiapan masing-masing. Diskusi berlangsung aktif, membahas agenda kegiatan seperti pameran produk ikan, lomba edukatif, gerakan makan ikan, hingga sosialisasi gemar ikan.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana promosi bagi pelaku usaha perikanan lokal sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan.
Komitmen Pemkab Maros dalam Mendorong Gizi dan Ekonomi Ikan
Bupati Maros menutup rapat dengan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong peningkatan konsumsi ikan dan penguatan ekonomi perikanan di Maros. Ia berharap peringatan Harkannas 2025 dapat menjadi kegiatan yang inspiratif, partisipatif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.