TAKALAR, BUKAMATANEWS - Peta administrasi Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, resmi memiliki babak baru. Setelah penantian panjang, Kecamatan Laikang, wilayah hasil pemekaran dari Mangarabombang, akhirnya memiliki komandan pertamanya.
Marwan, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berpengalaman, resmi dilantik sebagai Camat pertama Laikang oleh Bupati Takalar, Muhammad Firdaus Daeng Manye, pada Senin (20/10/2025), bersama 311 pejabat lainnya.
Pelantikan ini bukan sekadar rotasi biasa, melainkan tonggak sejarah bagi Takalar. Pembentukan Laikang melalui Surat Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri (22 September 2022) bertujuan utama: mempercepat pemerataan pembangunan dan mendekatkan layanan di wilayah pesisir selatan Takalar.
Bagi Marwan, amanah ini adalah puncak karier sekaligus ladang tantangan yang nyata. Meski telah mengabdi delapan tahun di Mangarabombang—wilayah induk pemekaran—hingga menjabat Plt Kepala Dinas PPKBPPPA Takalar, Laikang menyajikan masalah unik.
"Saya bersyukur atas kepercayaan ini," ujar Marwan. "Tantangan utama di Laikang saat ini adalah belum tersedianya kantor camat yang representatif dan kondisi kesejahteraan masyarakat yang perlu ditingkatkan."
Kondisi ini menempatkan Marwan di garis depan untuk membangun fondasi pemerintahan dari nol, sambil memastikan roda pelayanan kepada masyarakat yang kini terpecah dari Mangarabombang tetap berjalan mulus.
Tak gentar, Camat jebolan S2 Manajemen Pemerintahan Daerah UIT Makassar ini langsung menyusun prioritas kerja yang selaras dengan visi Bupati: Takalar Maju dan Berdaya Saing melalui Ekonomi Digital.
Dua fokus utamanya adalah:
Pembenahan Infrastruktur: Terutama perbaikan akses jalan antarwilayah yang krusial untuk mobilitas dan ekonomi.
Pemurnian Data Sosial: Melakukan pembaruan akurat terhadap Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) agar penyaluran bantuan sosial (bansos) bisa lebih tepat sasaran dan menihilkan data ganda atau data fiktif.
Marwan menekankan, keberhasilan di Laikang mustahil diraih tanpa sinergi. "Kolaborasi yang solid adalah kunci agar pelayanan publik berjalan efektif," tegasnya, menunjuk pentingnya koordinasi dengan kepala desa dan seluruh unsur masyarakat.
Tugas Marwan semakin strategis mengingat Kecamatan Laikang kini termasuk wilayah strategis nasional karena menjadi bagian dari kawasan industri selatan Takalar. Ini berarti pembangunan di Laikang akan menjadi sorotan, baik dari sisi investasi maupun dampak sosial.
"Dengan terbentuknya Kecamatan Laikang, saya berharap pelayanan kepada masyarakat semakin mudah dan cepat. Bersama seluruh elemen, kami ingin mewujudkan Laikang yang maju, mandiri, dan berdaya saing," tutup Marwan, menantikan dukungan penuh masyarakat untuk mewujudkan visi daerah pemekaran ini.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Dikunjungi Mei 2025 Lalu, Gubernur Andi Sudirman Kini Wujudkan Rumah Layak Huni untuk Warga Takalar
-
Firdaus Daeng Manye Buka Kemah Bakti Pramuka Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Takalar Tahun 2025
-
Berhasil Turunkan Stunting Hingga 11,4 Persen, Pemkab Takalar Terima Penghargaan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga
-
Annangkasi Kampong Menggema di Pattallassang Takalar, Kolaborasi Warga–Pemerintah Hadirkan Perubahan Nyata
-
Pemkab Takalar Membuka Seleksi Lelang Empat Jabatan JPTP Atau Eselon IIB