MAKASSAR, BUKAMATANEWS — Suasana sore di Lapangan Kampus Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI), Jalan Nipa-Nipa, berubah menjadi lautan semangat. Ribuan warga memadati tribun sederhana untuk menyaksikan partai final Asnawi Mangkualam Cup 2025, ajang yang mempertemukan talenta muda sepak bola dari berbagai penjuru Kota Makassar.
Di tengah sorak sorai penonton, hadir Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama sang istri, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa. Kehadiran keduanya bukan sekadar sebagai pejabat daerah, melainkan sebagai bagian dari masyarakat yang turut merayakan kecintaan terhadap sepak bola.
Munafri, yang akrab disapa Appi, tampak berbaur akrab dengan penonton. Ia duduk di antara warga, menyalami para suporter muda, dan sesekali melayani permintaan swafoto dari masyarakat yang antusias.
Sementara itu, Melinda juga terlihat hangat menyapa anak-anak dan para ibu yang hadir memberi dukungan kepada putra-putra mereka yang bertanding.
“Anak-anak ini luar biasa semangatnya. Mereka butuh tempat untuk berkembang, bukan hanya bermain. Pemerintah hadir untuk memastikan itu,” ujar Appi di sela kegiatan.
Appi menegaskan bahwa turnamen seperti Asnawi Mangkualam Cup bukan hanya ajang kompetisi, tetapi wadah pembinaan karakter dan pengembangan bakat anak muda. Ia pun berkomitmen menyiapkan fasilitas olahraga yang lebih representatif agar anak-anak Makassar memiliki ruang berekspresi dan berprestasi.
Sorak riuh penonton semakin menggema ketika Asnawi Mangkualam, pemain PSM Makassar sekaligus inspirator turnamen ini, turun langsung ke lapangan dalam laga persahabatan bersama beberapa rekannya.
Pertandingan berlangsung penuh tawa dan keakraban, menggambarkan semangat kebersamaan antara pemain profesional, anak muda, dan masyarakat. Ketua DPRD Makassar, Supratman, juga turut hadir mendampingi Wali Kota dan menyemarakkan suasana.
Gelak tawa, tepuk tangan, dan sorakan warga menciptakan atmosfer hangat—sebuah potret nyata bahwa sepak bola bukan hanya olahraga, tetapi juga jembatan sosial yang mempersatukan.
Bagi Appi, turnamen ini menjadi bukti nyata bahwa kecintaan masyarakat Makassar terhadap sepak bola telah berakar kuat sejak lama. Ia menilai semangat seperti ini harus terus dirawat melalui pembinaan berkelanjutan.
“Ini bukan hanya soal mencari juara, tapi membangun ruang bagi generasi muda untuk tumbuh dengan disiplin, karakter, dan semangat sportifitas,” ujarnya menutup kegiatan.
Turnamen Asnawi Mangkualam Cup 2025 ditutup dengan suasana penuh kehangatan—senyum pemain, tepuk tangan penonton, dan rasa bangga yang mengalir dari seluruh penjuru lapangan.
Kehadiran Wali Kota Makassar dan Ketua TP PKK di tengah masyarakat menjadi simbol kepemimpinan yang membumi, serta menegaskan komitmen pemerintah kota dalam membangun generasi muda berkarakter melalui olahraga.
Dengan dukungan nyata dari pemerintah dan tokoh olahraga, Makassar semakin mantap melangkah sebagai kota dengan ekosistem sepak bola yang hidup dan menyatukan warganya.
BERITA TERKAIT
-
Makassar dan Kuwait Jajaki Kerja Sama Ketahanan Pangan hingga Infrastruktur
-
Munafri Telusuri Tompobulu Cari Solusi Atasi Keterbatasan Lahan Pekuburan di Makassar
-
Wali Kota Makassar Tegaskan Komitmen Inklusi di Hari Bahasa Isyarat Internasional
-
Jaga Citra Pemerintah, Wali Kota Makassar Munafri Minta ASN Hindari Flexing dan Perilaku Berlebihan
-
Wali Kota Makassar Dorong PT BPR Kota Makassar Perseroda Tingkatkan Kinerja dan Inovasi