Redaksi : Jumat, 26 September 2025 09:38
Kemacetan parah kembali mewarnai perbatasan Kabupaten Gowa dan Kota Makassar pada Jumat pagi (26/9/2025).

MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Kemacetan parah kembali mewarnai perbatasan Kabupaten Gowa dan Kota Makassar pada Jumat pagi (26/9/2025). Jalur vital penghubung dua daerah ini “dicekik” oleh lonjakan kendaraan yang didominasi pengantar anak sekolah dan pekerja kantoran.

Pantauan di lapangan menunjukkan kepadatan mulai terjadi sejak pukul 06.30 WITA. Arus kendaraan dari arah Gowa dan Kanal kian menumpuk hingga menjelang pukul 08.00 WITA. Bagi warga yang melintas setiap hari, kondisi ini sudah menjadi rutinitas yang tak terelakkan.

“Biasanya karena banyak siswa mau berangkat ke sekolah, jadi motor dan mobil numpuk,” ujar seorang juru parkir yang enggan disebutkan namanya.

Untuk meredam kepadatan, Polres Gowa menurunkan enam petugas Satlantas bersama Dinas Perhubungan ke titik rawan. Bripka Rahman, salah satu personel yang bertugas, membenarkan bahwa kemacetan terparah kerap terjadi pada hari Senin, bahkan antrean kendaraan bisa mengular hingga sekitar satu kilometer.

“Langkah yang kami ambil adalah menutup jalur putar balik di lokasi kemacetan. Ini cukup efektif mencegah penumpukan kendaraan yang ingin berbalik arah, sehingga arus utama tetap mengalir,” jelasnya.

Ia juga menegaskan imbauan kepada seluruh pengguna jalan agar mematuhi arahan petugas. “Melawan arus hanya akan memperparah kemacetan dan membahayakan diri sendiri serta pengendara lain,” tegas Bripka Rahman.

Kemacetan di kawasan perbatasan ini diperkirakan masih akan terus berulang selama jam sibuk, terutama pada awal pekan. Warga diimbau untuk mengatur waktu perjalanan lebih awal agar terhindar dari puncak kepadatan.

PENULIS: CINDY AURORA PRATIWI