Redaksi : Kamis, 25 September 2025 09:21
Makassar International Eight Festival & Forum (F8) kembali digelar tahun ini. Pembukaan berlangsung di area parkir Trans Studio Mall (TSM) pada Rabu malam (24/9)

MAKASSAR, BUKAMATANEWS –  Ajang tahunan Makassar International Eight Festival & Forum (F8) kembali digelar tahun ini. Pembukaan berlangsung di area parkir Trans Studio Mall (TSM) pada Rabu malam (24/9), dan akan meramaikan kota hingga 28 September mendatang.

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Ni Luh Enik Ermawati hadir membuka secara resmi kegiatan yang kembali menembus daftar Top 10 Kharisma Event Nusantara (KEN) Kemenparekraf. Sejumlah kepala daerah turut menghadiri perhelatan yang telah menjadi ikon pariwisata Kota Makassar ini.

Penggagas F8, mantan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto, menyampaikan apresiasinya kepada tamu undangan serta dukungan pemerintah pusat.

Ia menekankan bahwa F8 bukan sekadar ajang hiburan, melainkan wadah yang memperlihatkan kekayaan budaya, seni, musik, dan kreativitas.

F8 adalah panggung dunia dari Makassar. Tugas kita memastikan kota ini semakin dikenal dengan budaya dan keramahannya,” ucap Danny.

Ia juga menegaskan bahwa perbedaan pandangan terkait F8 tak boleh menjadi penghalang. Bahkan, menurutnya, festival ini telah melahirkan karya-karya besar, termasuk batik lontara yang pertama kali diperkenalkan di panggung F8.

Danny menutup sambutannya dengan mengajak seluruh pihak menjadikan Makassar sebagai kota festival.

“Kita jadikan Makassar kota yang aman, damai, dan penuh karya. Saya akan terus berkontribusi karena lahir dan besar di sini,” tegasnya.

Sementara itu, Wamenparekraf Ni Luh Enik Ermawati memberikan selamat atas keberhasilan F8 yang konsisten masuk Top 10 KEN selama enam tahun berturut-turut. Ia berharap event ini terus berkembang dan semakin mengharumkan nama Makassar.

“Atas nama Kemenparekraf, saya ucapkan selamat kepada Pak Danny dan seluruh tim. Semoga F8 semakin kuat eksistensinya,” ujar Ni Luh.

Ia juga menyampaikan permintaan maaf karena Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tidak sempat hadir, namun tetap memberikan dukungan penuh bagi penyelenggaraan F8 2025.