Redaksi : Senin, 15 September 2025 11:28
Menteri Keuangan Indonesia yang baru, Dr. Purbaya Yudhi Sadewa

BUKAMATANEWS - Langkah-langkah berani Menteri Keuangan Indonesia yang baru, Dr. Purbaya Yudhi Sadewa, tidak hanya memicu gejolak di dalam negeri tetapi juga menarik sorotan internasional. Media ternama Singapura, The Straits Times, bahkan menjulukinya sebagai menteri ber-gaya "koboi" dalam sebuah analisis mendalam yang mempertanyakan masa depan ekonomi Indonesia.

Julukan "cowboy style" itu muncul dari gaya komunikasinya yang blak-blakan dan kebijakan fiscal yang dinilai agresif dan berisiko tinggi. Ia menggantikan Sri Mulyani Indrawati—sosok yang dihormati pasar global—pada 8 September lalu, sebuah pergantian yang disebutkan langsung memicu "kecemasan pasar dan kontroversi".

Target Purbaya terbilang ambisius: mendongkrak pertumbuhan ekonomi hingga 6-7 persen. Strateginya adalah dengan mempercepat belanja pemerintah dan sebuah langkah tidak biasa: memindahkan dana sebesar Rp 200 triliun dari bank sentral ke bank komersial. Namun, The Straits Times juga menyuarakan peringatan dari para kritikus yang menilai kebijakan "reflasi" ini, yang didorong oleh ikatan politik, justru berisiko menciptakan ketidakstabilan pasar alih-alih menstimulasi ekonomi.

Purbaya bukanlah nama asing bagi mereka yang mengikuti kabinet Presiden Prabowo Subianto. Sebelumnya menjabat sebagai Kepada Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), langkah dan pernyataannya selalu menjadi bahan pemberitaan media global, mulai dari Reuters hingga Channel News Asia (CNA).

CNA, khususnya, menyoroti insiden kontroversial yang terjadi kurang dari 24 jam setelah pelantikannya, di mana Purbaya menyebut gelombang protes yang terjadi hanya mewakili "sebagian kecil dari rakyat"—sebuah pernyataan yang kemudian ia minta maafkan.

Kini, semua mata tertuju pada sang "koboi" dari Jakarta. Apakah gaya dan strategi ekstremnya akan berhasil mencapai target pertumbuhan yang ia canangkan, atau justru akan menjadi bumerang yang mengguncang stabilitas ekonomi yang telah dibangun selama ini? Pertaruhan itu telah dimulai.

BERITA TERKAIT