Redaksi
Redaksi

Kamis, 11 September 2025 12:40

Bappeda Makassar Gelar Rapat Koordinasi & Entry Meeting SPIP 2025 Bersama Tim BPKP Sulsel

Bappeda Makassar Gelar Rapat Koordinasi & Entry Meeting SPIP 2025 Bersama Tim BPKP Sulsel

Bappeda Kota Makassar mengadakan Rapat Koordinasi dan Entry Meeting SPIP 2025 bersama BPKP Sulsel sebagai wujud komitmen terhadap pemerintahan yang akuntabel dan berintegritas. Fokus pada peningkatan pengendalian intern dan maturitas SPIP.

MAKASSAR,BUKAMATANEWS – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar mengadakan Rapat Koordinasi dan Entry Meeting Penilaian Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan bersama Tim dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulawesi Selatan sebagai bagian dari upaya memperkuat pengendalian intern, akuntabilitas, dan integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Rapat koordinasi yang dihadiri pejabat eselon dari OPD terkait di lingkungan Pemkot Makassar ini menjadi momentum penting dalam memetakan capaian SPIP, mengidentifikasi risiko, serta menyusun langkah-langkah perbaikan yang diperlukan. Tidak hanya itu, entry meeting ini juga menjadi forum untuk penyamaan persepsi antara pihak Bappeda, OPD, dan BPKP terkait standar penilaian, data yang dibutuhkan, dan kerangka kerja monitoring pengendalian intern.

Kepala Bappeda Kota Makassar, H. Dahyal, S.Sos., M.Si, menyatakan bahwa kolaborasi dengan BPKP Sulsel ini mencerminkan komitmen tegas Pemkot Makassar dalam menjalankan pemerintahan yang transparan dan bertanggung jawab.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap SPIP tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi menjadi bagian yang melekat dalam seluruh proses perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan pembangunan,” ujarnya.

Beberapa poin yang menjadi fokus dalam rapat antara lain:

  • Verifikasi dan validasi data SPIP yang sudah dikumpulkan oleh OPD.

  • Penilaian maturitas SPIP berdasarkan indikator-indikator yang ditetapkan BPKP.

  • Identifikasi area risiko yang perlu dikendalikan lebih ketat.

  • Peningkatan kapasitas dan sumber daya manusia dalam pengendalian intern.

  • Penyusunan rencana tindak lanjut (action plan) untuk memperkuat kelemahan-kelemahan yang ditemukan.

Dengan pelaksanaan SPIP yang semakin baik, diharapkan tata kelola pemerintahan di Kota Makassar menjadi makin efisien, bebas dari penyimpangan, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Populer