PPI Kota Makassar Telusuri Jejak Sejarah di Istana Kepresidenan Yogyakarta, Perkuat Semangat Kebangsaan
Kegiatan study komparasi ini diharapkan dapat memperkaya perspektif anggota PPI Makassar serta memperkuat jaringan antardaerah, mendorong lahirnya pemimpin muda yang mencintai sejarah dan berdedikasi bagi kemajuan bangsa.
YOGYAKARTA, BUKAMATANEWS – Sebanyak 25 orang pengurus Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Makassar melakukan kunjungan inspiratif ke Istana Kepresidenan Yogyakarta, Sabtu (6/9/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian study komparasi yang menjajaki tiga kota, yaitu Bali, Semarang, dan Yogyakarta, untuk memperdalam wawasan kebangsaan dan kepemimpinan.

Rombongan disambut hangat oleh pengelola Gedung Agung Yogyakarta dan diajak menyusuri Museum Istana Kepresidenan yang menyimpan catatan penting perjalanan bangsa. Mereka menyaksikan langsung koleksi benda-benda bersejarah, foto dokumentasi era kepresidenan, serta ruangan-ruangan yang pernah menjadi saksi bisih pengambilan kebijakan strategis ketika Yogyakarta menjadi ibu kota negara pada masa Agresi Militer Belanda.
Kunjungan ini sekaligus mengingatkan kontribusi besar Husein Mutahar, sang pencetus Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), yang gigih menyelamatkan Bendera Pusaka Merah Putih di tengah situasi genting perjuangan kemerdekaan. Semangat dan dedikasinya menjadi inspirasi abadi bagi generasi Paskibraka untuk senantiasa menjaga martabat dan persatuan bangsa.
Fahmi, Ketua PPI Kota Makassar, menegaskan bahwa rangkaian kunjungan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas keorganisasian sekaligus memupuk rasa cinta tanah air.
“Melalui perjalanan ke Bali, Semarang, dan Yogyakarta, kami tidak hanya mempelajari keragaman budaya dan sejarah, tetapi juga mengambil nilai-nilai kepemimpinan dari setiap daerah. Momentum menginjakkan kaki di Istana Yogyakarta—yang pernah menjadi jantung pemerintahan Indonesia—serta mengenang jasa Husein Mutahar, semakin meneguhkan komitmen kami untuk menjaga nasionalisme dan persatuan,” ujar Fahmi.
Selain berkeliling museum, rombongan terlibat dalam dialog interaktif dengan pengelola istana, Hari Kuntarno, mengenai strategi pelestarian warisan sejarah dan budaya. Kunjungan ditutup dengan sesi foto bersama di pelataran Istana Yogyakarta, mengabadikan momena penuh makna dalam perjalanan kebangsaan ini.
Kegiatan study komparasi ini diharapkan dapat memperkaya perspektif anggota PPI Makassar serta memperkuat jaringan antardaerah, mendorong lahirnya pemimpin muda yang mencintai sejarah dan berdedikasi bagi kemajuan bangsa.
News Feed
Anis Matta Optimistis Partai Gelora Lolos ke Senayan pada Pemilu 2029
14 Juni 2026 18:57
Bupati Bantaeng Sambut Komunitas Mobil Klasik Se Sulawesi di Pantai Marina
14 Juni 2026 14:39
