Redaksi : Jumat, 05 September 2025 15:13

MAKASSAR, BUKAMATANEWS – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, bersama jajaran pimpinan DPRD Sulsel menggelar aksi sosial bertajuk Jumat Berkah dengan membagikan beras kepada warga sekitar Gedung DPRD Sulsel di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Jumat (5/9).

Kegiatan ini digelar tepat sepekan setelah tragedi kebakaran yang melanda Gedung DPRD Sulsel pada 29 Agustus lalu. Selain menyerahkan bantuan beras, Fatmawati juga menyempatkan diri mendengar langsung cerita dan pengalaman warga yang ikut merasakan kepanikan saat insiden tersebut.

“Masyarakat sekitar gedung DPRD layak mendapatkan perhatian karena mereka juga mengalami trauma. Ada warga yang bahkan berjaga hingga pagi demi memastikan api tidak merembet ke rumahnya,” ungkap Fatmawati.

Ia menambahkan, pemerintah wajib hadir untuk memberi dukungan moral maupun bantuan nyata kepada warga terdampak. “Kita dengar sendiri bagaimana mereka harus menenangkan anak-anak, menjaga barang-barang, dan memastikan lingkungan aman. Itu tentu bukan hal mudah,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi (Cicu) menyebut kegiatan ini bukan hanya bentuk kepedulian, tetapi juga apresiasi kepada warga sekitar yang ikut membantu saat kebakaran terjadi.

“Warga setempat banyak yang turun tangan menyelamatkan dan ikut mengamankan situasi. Jumat Berkah ini adalah cara kami berterima kasih sekaligus berbagi keberkahan,” ujar Cicu.

Cicu juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dari insiden tersebut. Ia menegaskan, kehadiran DPRD bersama pemerintah daerah di tengah masyarakat diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan.

Aksi sosial ini turut diikuti Wakil Ketua DPRD Sulsel Yasir Machmud dan Fauzi Andi Wawo, Wakil Ketua Komisi A Mizar Roem, Sekretaris DPRD Muhammad Jabir, serta sejumlah ASN Sekretariat DPRD. Kegiatan berlangsung hingga menjelang siang dalam suasana penuh keakraban.

Melalui Jumat Berkah ini, jajaran pemerintah dan DPRD Sulsel berharap mampu meringankan beban warga pasca-insiden, sekaligus menumbuhkan kembali semangat gotong royong dan kepedulian sosial di Sulawesi Selatan.