Redaksi
Redaksi

Rabu, 03 September 2025 10:48

Dari Kota Makassar, Doa untuk Indonesia Aman dan Damai

Dari Kota Makassar, Doa untuk Indonesia Aman dan Damai

Dalam hening dan harap, doa bersama ini menjadi simbol kecintaan terhadap tanah air. Lebih dari sekadar ritual spiritual, kegiatan ini menghadirkan makna kebersamaan, persatuan, dan semangat kebangsaan.

MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Dari Kota Makassar, lantutan doa bergema khidmat. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota, Aliyah Mustika Ilham, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) duduk bersama berdoa untuk bangsa Indonesia.

Dalam hening dan harap, doa bersama ini menjadi simbol kecintaan terhadap tanah air. Lebih dari sekadar ritual spiritual, kegiatan ini menghadirkan makna kebersamaan, persatuan, dan semangat kebangsaan.

Di tengah situasi yang penuh ujian, doa menjadi jembatan penguat batin, menyatukan harapan agar Makassar senantiasa dalam lindungan sang pencipta dalam kedamaian.

Inilah dilakukan, Pemerintah Kota Makassar menggelar doa bersama, menghadirkan para tokoh agama, tokoh pemuda lintas organisasi, hingga berbagai komunitas masyarakat, berlangsung di Lapangan Karebosi Makassar, Selasa (2/9/2025) malam.

Di tengah suasana duka dan keprihatinan, enam agama hadir menyatu dalam lantunan doa untuk Makassar. Islam, Kristen, Katolik, Buddha, Hindu, dan Konghucu, berdiri berdampingan, saling bergiliran memanjatkan harapan.

Bukan sekadar doa, tetapi wujud persaudaraan yang melampaui perbedaan. Mereka memohonkan keamanan, keselamatan, dan kedamaian bagi kota ini, sembari mengikat kuat nilai toleransi, persatuan, dan kesatuan.

Dalam kebersamaan itu, tidak hanya doa yang terucap, tetapi juga tekad untuk menjaga kedamaian dan persatuan. Lantunan doa menjadi ruang perjumpaan batin, tempat setiap harapan dipadukan dengan semangat kebangsaan.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya doa bersama yang digelar Pemerintah Kota Makassar bersama warga.

Menurutnya, di tengah situasi yang penuh cobaan, langkah terbaik yang dapat dilakukan adalah memohon pertolongan kepada Allah SWT.

"Tidak ada lagi hal yang bisa kita lakukan selain menengadahkan tangan meminta pertolongan kepada Allah yang Maha Kuasa. Hanya kepada-Nya kita memohon, agar keadaan tidak kondusif ini segera berlalu," imbuh Munafri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pemkot Makassar #Munafri Arifuddin

Berita Populer