MAKASSAR, BUKAMATANEWS — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melakukan langkah strategis dengan meredistribusi sekitar 800 tenaga kesehatan (Nakes) di lingkup Pemprov Sulsel. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan optimalisasi Sumber Daya Manusia (SDM) sekaligus pemerataan layanan kesehatan di seluruh rumah sakit milik Pemprov.
Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulsel, Erwin Sodding, menegaskan bahwa redistribusi tenaga kesehatan menjadi bagian penting dalam memperkuat pelayanan medis. Tenaga kesehatan tersebut akan ditempatkan di sejumlah rumah sakit, antara lain RS Labuang Baji, RSUD Dadi, RS Haji, RS Fatima, RS Sayang, RS Ibu Pertiwi, hingga RS Regional Lamappapenning Bone.
“Kami sampaikan bahwa redistribusi SDM dilakukan untuk optimalisasi tenaga kesehatan serta mendukung pemerataan layanan kesehatan di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan,” jelas Erwin.
Menurutnya, kebijakan ini merupakan strategi agar pelayanan kesehatan tidak terpusat di satu titik, tetapi dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat di seluruh wilayah Sulsel.
Hal senada disampaikan Direktur RS Haji, Dr. dr. Evi Mustikawati Arifin, Sp.KK., M.Kes, yang membenarkan langkah tersebut. Ia menekankan bahwa kebijakan redistribusi bukan untuk melemahkan peran individu, melainkan memperkuat kerja sama tim dan memastikan pemanfaatan tenaga kesehatan sesuai kebutuhan rumah sakit.
“Langkah ini diambil agar kemampuan dan kompetensi yang kita miliki dapat lebih dirasakan oleh masyarakat luas, bukan hanya di satu titik pelayanan,” ujar Dr. Evi.
Ia juga mengakui bahwa perubahan ini bisa menimbulkan rasa berat bagi sebagian tenaga kesehatan. Namun, ia mengingatkan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat Sulawesi Selatan.
“Mari kita jadikan redistribusi ini sebagai kesempatan memperluas ladang pengabdian, bukan sebagai hambatan. Hal-hal yang masih menjadi perdebatan dalam proses ini akan terus dievaluasi. Saya berterima kasih atas dedikasi dan kerja sama seluruh tenaga kesehatan yang selalu memberikan yang terbaik untuk rumah sakit dan masyarakat kita,” tutupnya.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Tuntut Pemekaran, Begini Kemampuan Fiskal Empat Daerah di Luwu Raya
-
Gubernur Sulsel Resmikan Jembatan Sungai Balampangi Penghubung Sinjai - Bulukumba
-
Gubernur Sulsel Resmikan Jembatan Balampangi, Penghubung Sinjai–Bulukumba
-
Pasca Aksi dan Blokade Jalan, Gubernur Sulsel Temui Tokoh dan Mahasiswa Luwu Raya
-
Forum Diskusi Bahas Pemekaran Luwu Raya, Sekda Sulsel Beri Penegasan Aturan Syarat