Redaksi : Selasa, 19 Agustus 2025 21:49

BONE, BUKAMATANEWS - Situasi di Kota Watampone, Kabupaten Bone, masih memanas. Bentrokan antara aparat keamanan dengan massa aksi penolak kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2) belum mereda hingga malam ini.

Ledakan gas air mata terus terdengar, disusul sorakan dan lemparan batu dari arah massa. Aparat kepolisian yang dipimpin langsung Kapolres Bone, AKBP Sugeng Setyo Budhi, tampak berusaha memukul mundur demonstran dengan bantuan kendaraan water canon.

Di tengah aksi saling serang ini, satu anggota kepolisian berpangkat Bripda Awal harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka serius di bagian wajah. Data sementara juga mencatat, tiga anggota polisi dan dua personel Satpol PP mengalami luka akibat hantaman batu.

Situasi di jalan raya utama Watampone tampak kacau. Massa berlarian di sejumlah titik, aparat melakukan kejar-kejaran untuk membubarkan kerumunan. Aroma menyengat gas air mata menyelimuti udara malam, membuat suasana semakin mencekam.

Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda kericuhan akan mereda. Massa tetap bertahan meski aparat meningkatkan upaya pembubaran dengan strategi penekanan. Jalanan utama di sekitar Kantor Bupati Bone hingga menuju Kantor DPRD masih dipenuhi kepulan asap gas air mata, batu berserakan, dan suara sirine kendaraan taktis.

Bone malam ini seakan berubah menjadi arena pertempuran antara rakyat yang menolak pajak dan aparat yang menjaga stabilitas.