Dewi Yuliani : Kamis, 14 Agustus 2025 21:21
PKK Kota Makassar menggelar bimbingan teknis (bimtek) perawatan jenazah bagi kader TP PKK dan kader pemandi jenazah se-Kota Makassar, di Masjid Agung 45 pada Kamis, 14 Agustus 2025.

MAKASSAR, BUKAMATANEWS - TP PKK Kota Makassar menggelar bimbingan teknis (bimtek) perawatan jenazah bagi kader TP PKK dan kader pemandi jenazah se-Kota Makassar, di Masjid Agung 45 pada Kamis, 14 Agustus 2025.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program kerja Pokja I TP PKK Kota Makassar yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam menangani perawatan jenazah sesuai syariat Islam.

Acara ini dihadiri jajaran pengurus TP PKK Kota Makassar, Ketua TP PKK kecamatan dan kelurahan se-Kota Makassar, serta kader pemandi jenazah dari tiap kecamatan.

Ketua Pokja I TP PKK Kota Makassar, Syahriati Syahrum, mengatakan bahwa pengurusan jenazah adalah amalan fardu kifayah yang wajib bagi umat Islam saat terjadi kematian, dan memerlukan pengetahuan serta keterampilan khusus.

"Pengurusan jenazah mencakup memandikan, mengkafankan, menyalatkan, dan menguburkan sesuai panduan syariat Islam. Pengetahuan ini penting agar jenazah diurus dengan hormat dan sesuai ajaran agama," ujarnya.

Syahriati mengatakan amalan ini bukan hanya menjadi tanggung jawab golongan tertentu saja tetapi merupakan amanah bersama yang perlu diteruskan oleh semua generasi demi memastikan kesinambungan amalan ini.

Untuk itu, katanya, TP PKK Kota Makassar hadir dalam bimtek ini untuk memastikan para kader memiliki pengetahuan yang tepat, keterampilan yang mumpuni, dan pemahaman yang benar sesuai syariat Islam.

"Program ini dilakukan untuk melatih kepekaan sosial dan jiwa kepedulian, meningkatkan pemahaman tentang akhir kehidupan, serta menyiapkan kader perawat jenazah yang kompeten di masyarakat," tambahnya.

Syahriati berharap, melalui pelatihan ini para kader dapat menjadi tenaga yang andal dan siap melayani masyarakat dengan benar dan penuh tanggung jawab.

Adapun materi bimtek dibawakan oleh Herlinda, pembina trainer penyelenggara jenazah. Ia menyampaikan, mengurus jenazah merupakan ladang pahala yang besar bagi setiap Muslim.

Menurutnya, tugas ini bukan hanya sekadar kewajiban sosial, tetapi juga ibadah yang memiliki nilai spiritual tinggi.

"Setiap sentuhan yang kita lakukan dengan niat ikhlas akan dicatat sebagai amal kebaikan. Maka dari itu, penting bagi kita memahami tata cara yang benar," ujarnya.

Herlinda menjelaskan secara rinci tahapan-tahapan perawatan jenazah mulai dari memandikan, mengkafani, hingga tata cara pemakaman.

"Setiap sentuhan yang kita lakukan dengan niat ikhlas akan dicatat sebagai amal kebaikan. Maka dari itu, penting bagi kita memahami tata cara yang benar, ini adalah wujud penghormatan terakhir kepada almarhum," ujarnya.

Ia menegaskan, seluruh proses perawatan jenazah harus dilakukan sesuai syariat Islam, mulai dari memandikan, mengkafani, hingga memakamkan. "Hal ini agar hak-hak jenazah terpenuhi sebagaimana mestinya, sekaligus memberikan ketenangan bagi keluarga yang ditinggalkan," ujarnya.

Usai penyampaian materi, peserta disuguhi pemutaran video yang memperlihatkan tata cara membungkus jenazah secara lengkap. Setelah itu, mereka dibagi menjadi tiga kelompok untuk melakukan simulasi langsung. Selama praktik, peserta tampak antusias mencoba setiap langkah yang telah diajarkan, saling membantu, dan bertanya kepada pemateri.

Sebagai penutup kegiatan, Pokja I TP PKK Kota Makassar menyerahkan paket kain kafan kepada Ketua TP PKK kecamatan, masing-masing menerima tiga paket, serta kepada seluruh Ketua TP PKK kelurahan.

Penyerahan ini diharapkan dapat menjadi dukungan nyata dalam melaksanakan tugas mulia tersebut di lingkungan masyarakat. (*)