Redaksi
Redaksi

Rabu, 06 Agustus 2025 03:29

Makassar dan Yokohama Mulai Proyek Kerja Sama Pengurangan Emisi Karbon di Sektor Transportasi dan Energi

Makassar dan Yokohama Mulai Proyek Kerja Sama Pengurangan Emisi Karbon di Sektor Transportasi dan Energi

Makassar dan Yokohama resmi memulai kerja sama internasional pengurangan emisi karbon di sektor transportasi dan energi. Proyek ini dorong Makassar menjadi kota rendah karbon melalui teknologi dan kebijakan berkelanjutan.

MAKASSAR,BUKAMATANEWS – Pemerintah Kota Makassar bersama Pemerintah Kota Yokohama, Jepang, secara resmi menggelar Kick-off Meeting proyek kerja sama internasional yang berfokus pada pengembangan strategi pengurangan emisi karbon di sektor transportasi dan energi.

Proyek ini menjadi langkah awal strategis dalam mewujudkan Makassar sebagai kota rendah emisi karbon, sejalan dengan komitmen Indonesia terhadap target pengurangan emisi nasional dan implementasi pembangunan berkelanjutan (SDGs).

Kick-off meeting tersebut menjadi forum untuk menyepakati arah kerja sama teknis, strategi implementasi, dan alih teknologi yang akan diterapkan di Makassar. Pemerintah Kota Yokohama, yang telah lebih dulu mengadopsi sistem kota ramah lingkungan, akan berbagi pengalaman, teknologi, serta praktik terbaik dalam pengelolaan transportasi dan energi rendah karbon.

“Ini adalah peluang penting untuk mempercepat transformasi Makassar menjadi kota yang tidak hanya modern, tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan,” ujar salah satu pejabat Pemkot Makassar dalam forum tersebut.

Dukungan Regulasi dan Pelibatan Multisektor

Sebagai bagian dari komitmen, Pemerintah Kota Makassar juga tengah menyusun regulasi dan kebijakan pendukung untuk menjamin keberlanjutan proyek di tingkat lokal. Kolaborasi multisektor pun akan digencarkan agar strategi ini dapat diimplementasikan secara merata dan inklusif.

Langkah berikut dari proyek kerja sama ini mencakup:

  • Penyusunan rencana aksi pengurangan emisi

  • Pemetaan wilayah prioritas untuk implementasi teknologi rendah karbon

  • Pelibatan pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, sektor swasta, komunitas, dan akademisi

Kerja sama ini juga diharapkan dapat memperkuat kapasitas institusi lokal dalam merancang dan menjalankan kebijakan yang berpihak pada efisiensi energi dan transportasi hijau.

“Kota Makassar siap beradaptasi dan berinovasi untuk masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan,” ungkap perwakilan Bappeda Kota Makassar.

Dengan dukungan dari Kota Yokohama dan partisipasi aktif berbagai pihak, proyek ini menjadi momentum penting dalam menjadikan Makassar sebagai kota percontohan transisi energi dan transportasi ramah lingkungan di Indonesia.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.