Redaksi
Redaksi

Jumat, 01 Agustus 2025 03:20

Pemkot Makassar Gelar Diseminasi Indikator Ekonomi Makro 2025, Perkuat Dasar Perencanaan Pembangunan Daerah

Pemkot Makassar Gelar Diseminasi Indikator Ekonomi Makro 2025, Perkuat Dasar Perencanaan Pembangunan Daerah

Bappeda Kota Makassar gelar Diseminasi Indikator Ekonomi Makro 2025 untuk memperkuat perencanaan pembangunan berbasis data. Bahas pertumbuhan, inflasi, kemiskinan, dan arah kebijakan ekonomi kota.

MAKASSAR,BUKAMATANEWS - Pemerintah Kota Makassar melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Indikator Ekonomi Makro Kota Makassar Tahun 2025, yang berlangsung di Hotel Novotel Grand Shayla Makassar, Rabu (31/7/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk menyosialisasikan hasil penyusunan indikator ekonomi makro sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah yang lebih terarah, adaptif, dan berbasis data.

Dalam sambutannya, Kepala Bappeda Kota Makassar menegaskan bahwa indikator ekonomi makro merupakan instrumen penting dalam proses perencanaan, karena mampu memberikan gambaran menyeluruh tentang kinerja dan dinamika ekonomi di tingkat kota.

“Indikator ekonomi makro ini bukan sekadar angka, tapi cerminan realitas yang akan menjadi dasar dalam pengambilan keputusan strategis pembangunan. Dengan memahami arah pertumbuhan ekonomi, inflasi, pengangguran, dan kemiskinan, kita bisa merancang kebijakan yang lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan perangkat daerah, akademisi, pelaku usaha, hingga instansi vertikal yang berperan dalam mendukung kebijakan ekonomi dan pembangunan.

Dalam forum tersebut, dipaparkan sejumlah data makro strategis, seperti laju pertumbuhan ekonomi, tingkat inflasi, angka kemiskinan, tingkat ketimpangan pendapatan, hingga pengangguran terbuka. Semua data ini menjadi dasar penting dalam mengevaluasi capaian pembangunan ekonomi daerah sekaligus merancang langkah perbaikan ke depan.

Bappeda Kota Makassar berharap, dengan kegiatan ini seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama tentang kondisi ekonomi Makassar saat ini dan arah kebijakan ke depan, sehingga kolaborasi lintas sektor dapat diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, merata, dan berkelanjutan.

“Kami mengajak semua pihak untuk menjadikan forum ini sebagai ruang diskusi dan refleksi bersama, agar visi pembangunan Makassar sebagai kota yang maju, adil, dan inklusif dapat kita wujudkan bersama,” tutup Kepala Bappeda.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.