Bappeda Kota Makassar Gelar Coaching Teknis Penyusunan RPKD untuk Perkuat Strategi Penanggulangan Kemiskinan
Bappeda Kota Makassar menggelar coaching teknis pemetaan program dan indikator untuk penyusunan RPKD 2025 sebagai upaya memperkuat strategi penanggulangan kemiskinan berbasis data dan sinergi antar-OPD.
MAKASSAR,BUKAMATANEWS - Sebagai bentuk komitmen dalam membangun perencanaan pembangunan yang inklusif dan berpihak pada masyarakat rentan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar menyelenggarakan coaching teknis pemetaan program, sub kegiatan, serta perhitungan target indikator untuk penyusunan Dokumen Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) Kota Makassar).

Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, tim penyusun dokumen, serta fasilitator teknis dari Bappeda ini digelar sebagai langkah strategis untuk memastikan bahwa perencanaan penanggulangan kemiskinan tidak lagi bersifat sporadis, melainkan berbasis data, sinergis, dan terukur.
Pendekatan Terpadu dan Evaluatif
Fokus utama dari coaching ini adalah menyelaraskan program dan sub kegiatan antar-OPD, sehingga intervensi terhadap isu kemiskinan memiliki dampak langsung dan sesuai dengan akar permasalahan di lapangan. Setiap program yang diusulkan juga dianalisis berdasarkan indikator capaian yang spesifik dan realistis, guna memudahkan pemantauan dan evaluasi ke depan.
“Kita ingin memastikan bahwa dokumen RPKD yang disusun bukan hanya normatif, tetapi benar-benar memiliki dimensi evaluatif yang kuat dan bisa menjadi alat ukur efektivitas kebijakan,” ujar salah satu narasumber dari Bappeda.
Kegiatan ini juga dilengkapi dengan simulasi perhitungan target indikator, agar setiap OPD dapat menyusun capaian yang logis, terukur, dan sesuai kapasitas, tanpa mengabaikan urgensi kebutuhan masyarakat miskin dan rentan.
Komitmen Bappeda: Data, Sinergi, dan Dampak
Bappeda menekankan bahwa penyusunan RPKD merupakan salah satu agenda prioritas pembangunan sosial yang memerlukan koordinasi lintas sektor. Untuk itu, proses coaching ini dirancang tidak hanya sebagai pelatihan teknis, tetapi juga sebagai forum berbagi perspektif dan strategi antar-pemangku kepentingan.
“Penanggulangan kemiskinan tidak bisa dilakukan oleh satu sektor saja. Kita butuh sinergi, sistematis, dan berbasis bukti. RPKD harus menjadi panduan yang implementatif dan berdampak,” tegas perwakilan Bappeda dalam sesi penutupan.
Menuju Dokumen RPKD yang Responsif
Dengan terselenggaranya coaching teknis ini, Bappeda berharap penyusunan Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) Kota Makassar akan menghasilkan dokumen yang tidak hanya komprehensif, tetapi juga berorientasi pada hasil nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat miskin di Kota Makassar.
News Feed
Berita Populer
15 Juni 2026 12:13
15 Juni 2026 12:20
15 Juni 2026 12:17
