PANGKEP, BUKAMATANEWS — Di balik deru ombak dan semilir angin yang tak pernah absen menyapu gugusan Pulau Spermonde, sebuah perahu kayu bermesin melaju membelah lautan. Di atas geladaknya, belasan tenaga kesehatan duduk berdempetan, membawa serta harapan dan kehidupan bagi masyarakat pulau-pulau kecil di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.
Pangkep memiliki 151 pulau yang tersebar di lautan biru. Akses terhadap layanan kesehatan menjadi tantangan besar bagi warga yang tinggal di pulau-pulau terpencil tersebut. Namun sejak 2018, secercah harapan hadir melalui program Perahu Sehat Pulau Bahagia (PSPB)—sebuah inovasi pelayanan kesehatan keliling yang digagas oleh Harmawati, Kepala Puskesmas Pulau Sabutung.
( Petugas mempersiapkan peralatan medis dan obat-obatan untuk dibawa ke Pulau Kulambing, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan)
Pagi itu, suasana di perahu terasa sibuk namun akrab. Beberapa petugas kesehatan tampak tergesa menyantap bekal sarapan dari rumah, sementara yang lain sibuk mengecek perlengkapan medis. Di tengah perjalanan, Harmawati memberikan arahan teknis—menegaskan kembali pentingnya pelayanan yang tak sekadar medis, tetapi juga humanis, layak, dan setara.
Setelah sekitar satu jam mengarungi lautan, perahu akhirnya bersandar di dermaga Pulau Kulambing, Desa Mattiro Uleng. Di halaman rumah kepala desa, puluhan warga telah duduk berjajar sejak pagi. Anak-anak, ibu hamil, lansia, dan penyandang disabilitas menunggu dengan sabar panggilan dari tim medis.
(Beberapa petugas kesehatan berjibaku melewati jembatan papan yang mulai rapuh)
Di bawah tenda darurat, pelayanan kesehatan pun dimulai. Pemeriksaan umum, layanan gigi dan mulut, konsultasi kehamilan, bahkan edukasi kesehatan untuk ibu hamil—semuanya diberikan tanpa pungutan biaya. Warga hanya diminta menunjukkan kartu BPJS Kesehatan atau KTP.
Pelayanan PSPB menjadi bagian nyata dari komitmen Pemkab Pangkep dalam mewujudkan akses kesehatan universal. Pada tahun 2024, Pangkep diganjar penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Madya atas capaian luar biasa—dengan cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mencapai 99% dan tingkat keaktifan peserta sebesar 84%.
(Petugas kesehatan mendata kepesertaan JKN Kis warga pulau yang akan berobat)
(Pemeriksaan kesehatan warga pulau yang didominasi para lansia, anak anak, dan ibu hamil)
(Pemerikasaan kesehatan gigi dan mulut pada anak anak sekaligus memberikan edukasi penerapan pola hidup bersih)
(Pemberian obat obatan sesuai resep dokter)
(Bidan desa tengah memperagakan senam kehamilan pada ibu hamil)
(Kunjungan pemeriksaan kesehatan ke rumah penyandang distabilitas )
(Foto udara Pulau Kulambing yang merupakan salah satu dari total 151 pulau di Kabupaten Pangkep Propinsi Sulawesi Selatan dan pulau yang terjauh berbatasan lanngsung dengan Nusa Tenggara Timur dan Bali.)
FOTO & NASKAH: (Muctamir Zaide)