Redaksi
Redaksi

Selasa, 22 Juli 2025 20:41

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi melepas distribusi bantuan tersebut di Kelurahan Daya, Kecamatan Biringkanaya, Selasa (22/7).
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi melepas distribusi bantuan tersebut di Kelurahan Daya, Kecamatan Biringkanaya, Selasa (22/7).

Wali Kota Makassar Lepas Penyaluran Bantuan Beras CPP 2025, Dinsos Pastikan Distribusi Tepat Sasaran

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin lepas distribusi beras CPP 2025 di Biringkanaya. Dinsos pastikan bantuan tepat sasaran dan menyasar warga rentan secara bertahap.

MAKASSAR, BUKAMATANEWS — Pemerintah Kota Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat melalui penyaluran bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Tahun 2025. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi melepas distribusi bantuan tersebut di Kelurahan Daya, Kecamatan Biringkanaya, Selasa (22/7).

Turut mendampingi dalam acara tersebut, Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie, yang memastikan bahwa proses penyaluran berjalan lancar dan tepat sasaran.

“Penyaluran beras CPP ini merupakan wujud kehadiran negara dalam menjaga kebutuhan dasar masyarakat, khususnya kelompok rentan dan prasejahtera,” ujar Wali Kota Munafri dalam sambutannya.

Beras bantuan CPP yang disalurkan merupakan bagian dari program nasional pemerintah pusat, namun dilaksanakan melalui koordinasi lintas instansi di tingkat daerah. Dalam pelaksanaannya, Dinas Sosial Kota Makassar mengambil peran penting untuk memastikan data penerima manfaat akurat dan distribusi berlangsung efektif.

Kepala Dinsos Makassar, Andi Bukti Djufrie, menjelaskan bahwa penerima bantuan telah melalui proses verifikasi yang ketat agar bantuan tidak salah sasaran.

“Kami telah melakukan pemutakhiran data agar bantuan ini benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan. Distribusi dilakukan secara bertahap dan terpantau,” jelasnya.

Penyaluran bantuan kali ini difokuskan pada wilayah-wilayah padat penduduk dengan tingkat kerentanan sosial tinggi, termasuk Kecamatan Biringkanaya yang merupakan salah satu wilayah dengan populasi besar di Kota Makassar.

Wali Kota Makassar berharap program ini tidak hanya menjadi bentuk bantuan jangka pendek, tetapi juga mendorong semangat gotong royong dan perhatian terhadap kondisi sosial masyarakat di sekitar.

“Ini bukan sekadar soal beras, tapi soal kepedulian bersama. Kita ingin masyarakat tidak hanya terbantu hari ini, tapi juga merasa diperhatikan oleh pemerintahnya,” tegas Munafri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Dinas Sosial Kota Makassar #Appi

Berita Populer