Redaksi : Minggu, 20 Juli 2025 08:35

BUKAMATANEWS - Warga Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mulai merasakan suhu udara yang lebih dingin dari biasanya, terutama pada pagi hari. Fenomena ini bukan tanpa sebab. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap bahwa cuaca dingin yang melanda kota tersebut merupakan dampak dari fenomena alam yang dikenal sebagai Bediding.

Menurut keterangan resmi BMKG, fenomena Bediding merupakan kondisi atmosfer yang umum terjadi pada musim kemarau. Ciri utamanya adalah suhu yang terasa jauh lebih dingin di pagi hari, namun berbanding terbalik dengan suhu yang terik saat siang hari.

“Diperkirakan fenomena Bediding ini akan berlangsung hingga bulan September 2025,” ujar pihak BMKG.

Fenomena ini terjadi karena radiasi gelombang panjang dari permukaan bumi pada malam hari meningkat, terutama saat langit cerah dan tanpa awan. Akibatnya, suhu permukaan bumi menurun drastis menjelang pagi hari, menciptakan kondisi yang sejuk bahkan dingin di beberapa wilayah, termasuk Makassar.

Warga diimbau untuk tetap menjaga kondisi tubuh, terutama saat beraktivitas di pagi dan malam hari, karena perubahan suhu yang cukup ekstrem bisa berdampak pada kesehatan, seperti flu atau gangguan pernapasan.

BMKG juga meminta masyarakat agar tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca dari sumber resmi untuk mengantisipasi dampak-dampak yang mungkin ditimbulkan oleh perubahan cuaca tersebut.