Prabowo Sebut Tak Ada yang Bantu Indonesia Jika Nonblok, Harus Berpihak ke Mana?
02 Februari 2026 12:49
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menerima kunjungan Dubes Jepang Masaki Yasushi untuk memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, ketenagakerjaan, dan pariwisata. Sulsel dorong pengiriman tenaga kerja terampil ke Jepang.
MAKASSAR, BUKAMATANEWS — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menerima kunjungan Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masaki Yasushi, di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Kamis malam (10/7/2025). Kunjungan ini menjadi momen penting dalam mempererat hubungan bilateral, khususnya dalam bidang pendidikan, ketenagakerjaan, dan kebudayaan.
Kedatangan Dubes Jepang disambut hangat dalam suasana santai melalui jamuan makan malam di Baruga Asta Cita bersama jajaran Pemerintah Provinsi Sulsel. Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Andi Sudirman menyampaikan apresiasi atas kontribusi Pemerintah Jepang dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia asal Sulawesi Selatan.
“Saya sangat mengapresiasi perhatian Pemerintah Jepang dalam mendukung peningkatan kapasitas SDM Sulsel melalui program pendidikan dan pelatihan kerja di Jepang. Ini sangat membantu anak-anak kita untuk memperoleh keterampilan dan pengalaman internasional,” ujar Andi Sudirman.
Selain membahas kerja sama di bidang pendidikan dan pelatihan, Gubernur juga memperkenalkan potensi pariwisata Sulsel kepada Dubes Yasushi. Beberapa destinasi unggulan yang disampaikan antara lain Tana Toraja, Pantai Bira, dan Kepulauan Selayar.
“Kami ingin menunjukkan keindahan dan kekayaan budaya Sulsel. Kami harap Bapak Dubes bisa datang kembali untuk menjelajahi destinasi wisata kami,” tuturnya.
Peluang Kerja untuk SDM Sulsel di Jepang
Dalam perbincangan, Gubernur Andi Sudirman turut menyampaikan kekhawatirannya terhadap menurunnya jumlah tenaga kerja di beberapa wilayah pedesaan, khususnya di sektor pertanian. Ia berharap Pemerintah Jepang dapat membuka lebih banyak peluang kerja bagi tenaga kerja asal Sulsel, khususnya lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
“Kami ingin mempersiapkan generasi muda Sulsel dengan keterampilan dan penguasaan bahasa Jepang agar bisa bersaing dan bekerja di Jepang. Ini akan menjadi solusi strategis, baik untuk kebutuhan tenaga kerja di Jepang maupun pengurangan pengangguran di daerah,” jelasnya.
Duta Besar Masaki Yasushi menyambut baik ajakan kerja sama tersebut dan menyampaikan bahwa Jepang terus mendorong program-program pelatihan vokasi serta membuka akses untuk tenaga kerja asing yang memiliki keahlian khusus.
Pertemuan ini diharapkan menjadi pintu pembuka bagi penguatan hubungan strategis antara Sulawesi Selatan dan Jepang, khususnya dalam membangun SDM unggul yang mampu bersaing di pasar global serta mendorong pertukaran budaya dan pariwisata antar kedua pihak.
02 Februari 2026 12:49
02 Februari 2026 09:43
02 Februari 2026 09:43
02 Februari 2026 09:34
02 Februari 2026 09:19
02 Februari 2026 09:56
02 Februari 2026 11:43