MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Upaya Pemerintah Kota Makassar dalam menanggulangi permasalahan anak jalanan terus digencarkan. Melalui Dinas Sosial bekerja sama dengan Satpol PP, pemerintah kecamatan, serta unsur pilar sosial, kembali diaktifkan sembilan Posko Anjal (Anak Jalanan) di titik-titik rawan peredaran anak jalanan dan gelandangan.
Kesembilan posko ini didirikan di lokasi strategis yang kerap menjadi tempat berkumpulnya anak jalanan, yakni kawasan Fly Over, Jalan Pengayoman, Jalan Mallengkeri, Jalan Pajonga Dg. Ngalle, Jalan Sudirman, Jalan Sungai Saddang, Jalan Masjid Raya, Pintu 1 Universitas Hasanuddin, hingga Simpang Lima Bandara.
Menurut Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, keberadaan posko tersebut menjadi langkah konkret memutus rantai eksploitasi anak di jalanan sekaligus memberikan perlindungan sosial. “Kami tidak hanya melakukan penjangkauan, tetapi juga pendampingan agar anak-anak ini bisa diarahkan ke layanan pendidikan dan rehabilitasi,” jelasnya.
Adapun unsur yang terlibat dalam kolaborasi ini antara lain Satpol PP Kota Makassar, pemerintah kecamatan, serta pilar-pilar sosial seperti Taruna Siaga Bencana (Tagana), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Forum Peduli Sosial Masyarakat (FPSM), dan Karang Taruna.
Koordinasi lintas sektor ini diharapkan memperkuat deteksi dini, pendataan, dan penanganan anak jalanan secara terpadu. Selain itu, masyarakat juga diminta turut berperan aktif untuk melaporkan keberadaan anak jalanan di wilayah masing-masing agar bisa segera ditindaklanjuti oleh petugas posko.
“Ini bagian dari komitmen bersama untuk mewujudkan Makassar sebagai kota yang ramah anak dan bebas eksploitasi,” tegas Kepala Dinas Sosial.
BERITA TERKAIT
-
Kadis Sosial Makassar Terima Kunjungan Wawali Parepare, Bahas Penanganan Anjal dan Manusia Silver
-
Dinsos Makassar Terima Kunker DPRD Palopo, Bahas Perlindungan Sosial untuk Anak Jalanan dan Gelandangan
-
Pj Sekda Makassar Irwan Adnan Buka Hari Kesetiakawanan Nasional 2024
-
Dinsos Makassar Bakal Segel Kantor ACT Sulsel Pekan Depan