JAKARTA, BUKAMATANEWS - Kementrian ESDM mengungkap, sekitar 5.600 desa di Indonesia belum menikmati akses listrik. Pemerintah pun menargetkan, seluruh desa yang belum teraliri listrik akan mendapatkan akses energi dalam lima tahun ke depan.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menyampaikan, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) akan menjadi solusi utama dalam mewujudkan target tersebut.
"Salah satunya di wilayah pedesaan, pegunungan, dan pulau-pulau terpencil sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto. Kita pasang listriknya lewat Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), kerjasama nanti swasta, PLN, sama negara (pemerintah)," ujar Bahlil, Sabtu, 28 Juni 2025.
Bahlil menekankan, negara harus hadir dalam memenuhi hak dasar warganya, termasuk hak atas energi. Upaya ini juga merupakan wujud nyata pemerataan pembangunan dan keadilan sosial. Dan pemerintah telah melakukannya dari wilayah Aceh hingga Papua.
"Langkah konkret sudah mulai terlihat. Sebanyak 47.383 rumah tangga di 47 desa dari 11 provinsi kini telah menikmati sambungan listrik baru melalui PLTS," kata Bahlil.
Total terdapat 47 PLTS yang dibangun dalam kolaborasi antara Kementerian ESDM, pemerintah daerah, PLN, dan sektor swasta. Seluruh proyek ini memiliki kapasitas total sebesar 27,8 MW, terdiri dari 46 PLTS off-grid dan 1 PLTS on-grid. (*)
BERITA TERKAIT
-
Percepat Geopark Matano Menuju Nasional, Bupati Luwu Timur Temui Kepala Badan Geologi
-
Viral di TikTok, Lagu 'Mas Bahlil Ganteng' Bikin Menteri ESDM Penasaran Sampai Mau Ajak Makan Bareng!
-
Bahlil Jamin Harga Pertalite–Solar Tetap Aman hingga Lebaran 2026, Meski Harga Minyak Dunia Bergejolak
-
Dari Makassar, Bahlil Kirim Sinyal Kuat: Era Impor Energi Harus Berakhir
-
Menteri Bahlil Aliri Listrik di 3T, Akademisi Optimistis Elektrifikasi di Indonesia Capai 100 Persen