Redaksi : Senin, 02 Juni 2025 18:29

MAKASSAR,BUKAMATANEWS – Genap seratus hari masa kerja kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dan Wakil Wali Kota, Aliyah Mustika Ilham (pasangan MULIA), telah menunjukkan sejumlah progres signifikan dalam meletakkan fondasi pelaksanaan program unggulan Pemerintah Kota Makassar.

Memasuki hari ke-100 masa jabatan pada 1 Juni 2025, Pemkot Makassar terus menunjukkan komitmen dalam merealisasikan tujuh program unggulan yang merupakan bagian dari Sapta Mulia—program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar. Berbagai langkah strategis tengah dipersiapkan untuk membangun pondasi sosial dan ekonomi Kota Makassar selama lima tahun ke depan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar terus mematangkan tujuh program prioritas tersebut. “100 hari ini bukan untuk menyelesaikan semua program, tetapi memastikan bahwa arah kebijakan sudah sesuai dengan jalur yang direncanakan,” ujar Zulkifly, Minggu (1/6/2025). Ia menegaskan bahwa periode 100 hari ini lebih bertujuan untuk memastikan bahwa kebijakan strategis Pemkot berjalan sesuai rencana.

Salah satu prioritas utama dalam periode ini adalah penyelesaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang kini telah memasuki tahap rancangan akhir. “RPJMD ini akan menjadi acuan pembangunan lima tahun ke depan, serta mendukung kebijakan provinsi dan nasional,” tambahnya. Beberapa program strategis yang segera direalisasikan adalah:

  1. Program Bebas Sampah Gratis: Program yang kini dalam tahap finalisasi regulasi dan diharapkan dapat dilaksanakan tahun ini.

  2. Program Bebas Pakaian Sekolah: Program bantuan seragam sekolah gratis untuk siswa SD dan SMP Negeri telah mulai disiapkan melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP).

  3. Program Pemasangan Air Bersih Gratis: Program ini menargetkan 2.000 rumah untuk mendapatkan sambungan PDAM secara gratis tahun ini.

  4. Makassar Creative Hub: Pembangunan fisik Makassar Creative Hub di Pantai Losari telah dimulai, sementara sistem dan regulasinya sedang disiapkan.

  5. Makassar Super Apps: Aplikasi yang mengintegrasikan lebih dari 140 layanan digital Pemkot Makassar akan segera diumumkan dengan nama resmi oleh Wali Kota.

Andi Zulkifly juga menambahkan bahwa berbagai tantangan dalam pelaksanaan program, terutama terkait regulasi dan anggaran, tengah dihadapi. "Perlu penyusunan Perwali atau Perda, dan kami membutuhkan sinergi dengan provinsi dan kementerian terkait," ujarnya. Meski demikian, Pemkot Makassar optimis bahwa program-program ini akan segera dapat dilaksanakan, bahkan sebagian di antaranya ditargetkan dimulai pada tahun pertama kepemimpinan MULIA.

Sebagai bagian dari penyesuaian strategi, Pemerintah Kota Makassar juga akan merevisi SK Program Strategis Wali Kota pada Juni 2025, yang sebelumnya diterbitkan pada Februari lalu.

Sekda Andi Zulkifly menegaskan bahwa langkah-langkah tersebut merupakan komitmen Pemkot Makassar untuk mewujudkan kebijakan yang terstruktur, terukur, dan berkelanjutan. "Yang terpenting bukan soal kecepatan, tetapi ketepatan dan keberlanjutan. Dengan pondasi yang kuat, kami yakin hasilnya akan terasa nyata oleh masyarakat," ujarnya menutup.

TAG

BERITA TERKAIT