MAKASSAR, BUKAMATANEWS — SDIT Ar-Rahmah Makassar kembali menegaskan komitmennya dalam pendidikan berbasis nilai-nilai Islam melalui acara “Pengukuhan Al-Qur’an Tahfidz dan Tilawah Angkatan ke-10” yang berlangsung khidmat pada Ahad, 1 Juni 2025, di Hotel Harper Makassar. Sebanyak 166 siswa dari berbagai jenjang mengikuti prosesi ini dengan penuh semangat dan antusias.
Dalam acara ini, dua siswa berhasil menorehkan prestasi hafalan terbanyak: Muh. Azka Adifia Mawardi dari kelas IV Suka Menolong dengan hafalan juz 1, 28, dan 29, serta Nasyilah Angraeni Putri Rizal dari kelas VI Kreatif dengan hafalan juz 2, 3, 4, dan 5.
Acara tahunan ini juga memberikan penghargaan predikat Mumtaz (istimewa) kepada para siswa yang menunjukkan kualitas terbaik dalam tilawah dan hafalan Al-Qur’an. Beberapa penerima predikat tersebut antara lain:
• Mufida Salsabila (Tilawah)
• Al Fatih Xanathan Pataria (Juz 4)
• Dhafitha Azzahra Ramadhani (Juz 28)
• Ayesha Isyana Kusuma (Juz 29)
• Faiqah Raihaanun Hidayat (Juz 30)
• Fathiya Ayeesha Irwan (Juz 30)
• Iftitah Anindya Arief (Juz 30)
• Maleika Rafa Dzikriyah Budiman (Juz 29)
• Muh. Azka Adifia Mawardi (Juz 1, 28, 29)
• Muhammad Fadhly L (Juz 30)
• Muhammad Hafiy Al Fayyadh (Juz 29)
• Muhammad Irsyad Fadil (Juz 1, 29)
• Nasyilah Angraeni Putri Rizal (Juz 2)
• Zakiyah Bakhita Khanza Z (Juz 30)
Sekretaris Direktur SIT Ar-Rahmah Makassar, Ust. Muharram Jaya, S.Pd.I., dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari konsistensi sekolah dalam mencetak generasi Qur’ani. “SDIT Ar-Rahmah secara rutin menggelar pengukuhan Al-Qur’an ini sebagai bentuk komitmen kami dalam mencapai mutu pendidikan yang unggul. Harapannya, ini menjadi bekal terbaik bagi anak-anak, baik untuk kehidupan dunia maupun akhirat,” ujarnya.
Sebagai salah satu sekolah Islam terpadu terkemuka di Kota Makassar, SDIT Ar-Rahmah Makassar berada di bawah naungan Yayasan Ar-Rahmah Sulawesi. Dengan sistem pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, kecakapan akademik, serta pembinaan karakter, sekolah ini terus berkembang menjadi rujukan utama pendidikan dasar berbasis Qur’ani.
Acara yang dihadiri oleh orang tua dan wali siswa tersebut berlangsung penuh haru dan menjadi momentum penting yang menandai keberhasilan sinergi antara sekolah, keluarga, dan peserta didik dalam menanamkan kecintaan kepada Al-Qur’an sejak usia dini.