Dewi Yuliani : Selasa, 27 Mei 2025 19:52
Kemendiktisaintek mengungkap kecurangan selama pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer–Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT).

JAKARTA, BUKAMATANEWS - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) mengungkap kecurangan selama pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer–Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT). Hal itu dilakukan dengan berbagai bentuk, diantaranya mencoba mengambil soal dengan bermacam cara.

"Ada yang menggunakan kamera ponsel untuk memotret tampilan soal atau teknologi dengan mengakses komputer di pusat UTBK," ujar Ketua Umum Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Eduart Wolok, Selasa, 27 Mei 2025.

Selain itu ditemukan pula praktik joki ujian di Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK). Perannya menggantikan peserta di ruang ujian hingga memberikan jawaban kepada peserta dengan receiver atau transmiter.

"Mereka melakukan remote PC dengan peserta dari luar dan mengendalikan sekaligus menjawab soal ujiannya," ucap Eduart.

Menurut dia, tindak kecurangan tersebut dapat diantisipasi karena Kemendiktisaintek telah melakukan mitigasi saat UTBK maupun sesudah pelaksanaannya.

Eduart menjelaskan praktik perjokian melibatkan mahasiswa aktif dari perguruan tinggi ternama. Temuan tersebut sudah diusut pihak Kemdiktisaintek dan pelaku diberi sanksi yaitu dikeluarkan dari kampus.

"Itu sudah diputuskan, sanksi tegas dikeluarkan dari kampus," ujarnya.

Bahkan, lanjutnya, bukan tak mungkin hal itu diproses lebih lanjut sesuai aturan yang berlaku.

Eduart menyatakan pihaknya memberikan sanksi tegas terhadap kecurangan yang terjadi. Beberapa temuan bahkan telah dilaporkan kepada polisi untuk ditindaklanjuti secara hukum. (*)