MAKASSAR, BUKAMATANEWS – Politeknik Pariwisata Makassar kembali menunjukkan keseriusannya dalam mendorong budaya riset yang kuat dan berdampak. Pada Rabu, 7 Mei 2025, sebanyak empat tim dosen peneliti resmi menandatangani kontrak penelitian, sebuah langkah penting yang menandai komitmen terhadap luaran nyata dan akuntabilitas anggaran negara.
Dari 44 proposal yang telah diseminarkan, terdiri dari 3 proposal penelitian institusi, 7 penelitian kelompok, dan 34 penelitian interdisipliner, secara bertahap dinyatakan lolos seleksi akhir setelah melalui proses ketat oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Pejabat Pembuat Komitmen Poltekpar Makassar, dan reviewer termasuk blind reviewer.
Tahap awal 4 (empat) proposal penelitian, masing-masing Dr. Ratnah, M.Pd., CHE. dan Tim – Penelitian Institusi; Dr. Islahuddin, M.Si., CHE. dan Tim – Penelitian Kelompok PPH; Faradillah Saputri, M.Pd. – Peneliti Interdisipliner; dan Kurnia Yusniar Rahman, S.Sos., M.Si. – Peneliti Interdisipliner
Proses verifikasi dilakukan bukan hanya menilai isi dan rancangan anggaran (RAB), tetapi juga komitmen terhadap publikasi ilmiah sebagai hasil utama penelitian.
"Kami bergerak cepat, karena penelitian tidak bisa menunggu. Semua proposal mengikuti panduan yang sudah jelas. Ini strategi konkret untuk membangun reputasi institusi," jelas Prof. Ilham Junaid, Ph.D., Ketua P3M.
Direktur Poltekpar Makassar, Dr. Herry Rachmat Widjaja, M.M.Par., CHE, menegaskan bahwa proses ini dilakukan secara selektif, bukan simbolik.
"Kalau hanya empat yang layak, ya hanya empat yang kita danai. Kita tidak main-main. Kalau tidak digunakan sebagaimana mestinya, dana negara akan dikembalikan," ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa publikasi ilmiah bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari tanggung jawab dan pengembangan karier dosen.
"Kami tidak ingin mempersulit. Justru kami ingin membiasakan proses akademik yang benar. Karena ini untuk kebaikan bersama, institusi, mahasiswa, dan masa depan akademik kita," urainya.
Semangat riset belum usai
Besok, Kamis, 8 Mei 2025, seminar proposal tahap berikutnya akan digelar untuk dosen yang telah lolos pre-review. Ini menjadi peluang baru, sekaligus tantangan untuk mendorong lebih banyak karya ilmiah lahir dari ruang kelas dan laboratorium Poltekpar Makassar.
(*)
BERITA TERKAIT
-
Poltekpar Makassar Turunkan Tim di Tiga Daerah, Pastikan Kesiapan Destinasi Wisata Selama Libur Nataru
-
Perkuat Sinergi dengan Media, Poltekpar Makassar Gelar Bincang Asik dan Pelatihan Table Manner untuk Jurnalis
-
Poltekpar Makassar Gelar Pelatihan Barista bagi Warga Kelurahan Tanjung Merdeka
-
Poltekpar Makassar Rumuskan Policy Brief Nasional untuk Penguatan Regulasi dan Ekosistem Wisata Bahari
-
Hadirkan Riset Berdampak, BRIDA Makassar Raih Penghargaan Bergengsi dari BRIN