Menjalin koordinasi di Tanah Rampi: Kala Tradisi Bertemu Harapan Masa Depan
16 Agustus 2026 22:10
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, perang dagang yang dilakukan melalui pengenaan tarif dagang ini membuat fragmentasi global makin mencuat.

BUKAMATANEWS-Perekonomian global akan merosot akibat dampak perang tarif perdagangan yang dilakukan Amerika Serikat terhadap negara-negara mitra dagang utamanya.
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, perang dagang yang dilakukan melalui pengenaan tarif dagang ini membuat fragmentasi global makin mencuat.
"Akibatnya pertumbuhan ekonomi global diperkirakan menurun dari 3,2% menjadi 2,9%," kata Perry saat konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur BI, Rabu (23/4/2025).

Ia mengatakan, perlambatan ekonomi ini akan dialami paling buruk oleh AS dan China, sebagai pemain sentral yang tengah menghadapi tensi perselisihan paling tinggi.
"Dengan penurunan terbesar ekonomi ini di AS dan Tiongkok, sejalan dengan dampak perang tarif kedua negara," tegasnya.
Smeentara itu, untuk negara-negara maju dan berkembang, seperti Indonesia, akan terkena imbasnya.
"Dipengaruhi penurunan ekspor ke AS dan dampak tidak langsung penurunan volume dagang," ucap Perry.
16 Agustus 2026 22:10
16 Agustus 2026 15:57
16 Agustus 2026 15:50
16 Agustus 2026 15:29
16 Agustus 2026 15:57
16 Agustus 2026 08:20
16 Agustus 2026 10:44
16 Agustus 2026 11:00
16 Agustus 2026 10:52