Redaksi : Kamis, 17 April 2025 12:35

MAKASSAR,BUKAMATANEWS - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjamin proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar berlangsung secara fair, transparan, dan sesuai aturan yang berlaku.

Sebanyak 9 dari 10 kandidat mengikuti tahapan asesmen yang digelar di Pusat Pembelajaran dan Strategi Kajian Manajemen Pemerintahan (Puslatbang KMP) LAN RI, Jalan Baruga Antang, Kamis (17/4/2025).

"Ini tahapan penting yang akan menentukan arah Makassar ke depan. Kita butuh pejabat yang kompeten, memahami persoalan, dan mampu menyelesaikannya secara kolektif," ujar Munafri atau yang akrab disapa Appi.

Appi menegaskan bahwa proses seleksi ini tidak berpihak pada kandidat mana pun dan akan berjalan sesuai norma dan aturan yang berlaku. Ia juga mengimbau agar proses ini tetap dijaga integritasnya oleh seluruh pihak.

"Saya jamin proses ini berjalan adil, terbuka, dan tidak ada calon tertentu yang diunggulkan. Semua peserta memiliki hak dan kesempatan yang sama," jelasnya.

Lebih lanjut, Appi menilai seluruh peserta memiliki pengalaman dan kapasitas mumpuni sebagai birokrat. Ia bahkan menyebut, jika memungkinkan, semua kandidat layak menjadi Sekda.

“Kalau bisa ada sepuluh Sekda, maka semuanya layak menjabat. Mereka semua punya rekam jejak yang baik,” katanya.

Ia juga mengingatkan peserta agar percaya pada kemampuan diri sendiri dan tidak menggantungkan harapan kepada orang lain.

“Jangan lihat kiri kanan. Percaya diri saja, fokus pada proses, dan jalani asesmen ini dengan rileks. Jangan sampai fokus kita terpecah karena mikirkan hal di luar kemampuan sendiri,” tutupnya.

Diketahui, sembilan peserta yang hadir adalah: Andi Irwan Bangsawan, Andi Zulkifli Nanda, Ahmad Hendra Hakamuddin, Ahmad Namsum, Dahyal, Irwan Yuspiandi Adnan, Muhammad Fadli, Muhammad Mario Said, dan Saenal Ibrahim.

Sementara itu, Andi Bukti Djufrie tidak mengikuti asesmen karena hasil asesmen sebelumnya dinyatakan masih berlaku.

TAG

BERITA TERKAIT