Redaksi : Rabu, 16 April 2025 09:53

BUKAMATANEWS-Raksasa chip asal Amerika Serikat, Nvidia, menghadapi tekanan besar akibat kebijakan ekspor terbaru dari pemerintah AS.

Perusahaan mengumumkan akan mencatat beban hingga US$5,5 miliar (sekitar Rp92,7 triliun) dalam laporan keuangan kuartal pertama tahun fiskal ini, menyusul pembatasan ekspor chip H20 ke China.

Chip H20 dirancang khusus untuk memenuhi regulasi ekspor AS sebelumnya, dengan performa yang disesuaikan agar tetap dapat dijual ke pasar China. Namun, Departemen Perdagangan AS kini mewajibkan lisensi ekspor untuk chip ini sejak 9 April 2025, dan pembatasan tersebut diberlakukan secara permanen.

Langkah ini menjadi pukulan telak bagi Nvidia, mengingat chip H20 adalah satu-satunya produk kelas atas yang masih bisa dijual ke China setelah AS memberlakukan kontrol ekspor ketat terhadap chip AI sejak 2022.


Akibat pembatasan ini, Nvidia diperkirakan akan mencatat kerugian sebesar US$5,5 miliar, yang mencerminkan nilai inventaris chip H20 yang tidak dapat dijual. Saham Nvidia langsung merosot sekitar 6% dalam perdagangan after-hours setelah pengumuman ini.

Penjualan Nvidia di China telah menurun dari 26% dari total pendapatan pada tahun fiskal 2022 menjadi sekitar 13% pada tahun fiskal 2025. Pembatasan ekspor ini diperkirakan akan semakin mengurangi pangsa pasar Nvidia di China, memberikan peluang bagi pesaing lokal seperti Huawei untuk mengisi kekosongan tersebut

Menariknya, pengumuman pembatasan ekspor ini datang hanya sehari setelah Nvidia mengumumkan rencana investasi besar senilai US$500 miliar untuk membangun server AI di AS dalam empat tahun ke depan. Proyek ini dilakukan bersama mitra seperti TSMC dan sejalan dengan dorongan administrasi Trump untuk mendorong produksi dalam negeri

Kebijakan ekspor terbaru dari pemerintah AS telah memberikan dampak signifikan bagi Nvidia, baik dari segi finansial maupun strategi pasar. Dengan kerugian yang diperkirakan mencapai Rp92,7 triliun, Nvidia harus segera menyesuaikan strategi bisnisnya untuk menghadapi tantangan baru ini.

 

TAG

BERITA TERKAIT