GOWA, BUKAMATANEWS - Tim SAR Gabungan berhasil melakukan evakuasi terhadap tiga pendaki Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, yang mengalami cedera kaki dan gejala hipotermia, Minggu, 13 April 2025.
Diketahui, para pendaki tersebut yakni dua wanita bernama Ulan (19) dan Diva (21), satu orang laki-laki yakni Saldo (21).
Dari informasi awal diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Makassar para pendaki ini mengalami masalah kesehatan di sekitar jalur pendakian Pos 8 Gunung Bawakaraeng, pada Jumat, 12 April 2025, pukul 22.05 WITA.
"Laporan yang diterima salah satu korban mengalami cedera kaki dan keduanya menunjukkan tanda-tanda hipotermia," kata Kepala Operasi SAR, Andi Sultan kepada awak media, Minggu, 13 April 2025.
Menanggapi laporan tersebut, Tim SAR Gabungan langsung bergerak ke lokasi dengan membawa peralatan evakuasi. Tim tiba di kaki Gunung Bawakaraeng pada pukul 02.30 WITA dan langsung bergabung dengan Tim SAR Gabungan untuk melakukan pencarian.
Proses evakuasi berlangsung cukup menantang karena kondisi medan dan cuaca yang dingin. Namun, kedua korban berhasil ditemukan dalam kondisi sadar bersama rombongan lainnya dan segera dievakuasi ke tempat yang aman.
"Kami langsung memberikan pertolongan pertama dan memprioritaskan evakuasi cepat mengingat kondisi cuaca yang makin tidak bersahabat. Syukurnya, semua korban bisa dibawa turun dengan selamat," ujarnya.
Setelah dilakukan debriefing pada pukul 07.40 WITA, operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing. (*)
BERITA TERKAIT
-
Lewat Sidik Jari, Identitas Tujuh Korban Kecelakaan ATR 42-500 Terungkap
-
Seluruh Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Sudah Berhasil Ditemukan
-
Korban Pesawat ATR 42-500 di Jurang 200 Meter Berhasil Dievakuasi via Heli Basarnas
-
Evakuasi Korban Pertama dari Kedalaman Jurang, Tim SAR Bertahan 30 Jam Bersama Jenazah di Medan Ekstrem
-
Operasi SAR Hari Keempat Jatuhnya Pesawat ATR 42-500, Tim Fokus Penyisiran Lokasi Temuan Berdasarkan Koordinat