Redaksi : Sabtu, 12 April 2025 11:28

BUKAMATANEWS - Kepolisian Daerah Jawa Barat kembali mengungkap adanya dua korban baru dalam kasus dugaan pemerkosaan oleh dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Padjadjaran, Priguna Anugerah Pratama.

Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar, Kombes Pol Surawan, menyampaikan bahwa modus yang digunakan pelaku terhadap kedua korban baru tersebut serupa dengan yang dialami korban sebelumnya, berinisial FH.

“Pelaku berdalih akan melakukan analisa anestesi dan pengujian alergi terhadap obat bius,” ujar Surawan dalam keterangannya pada Jumat (11/4/2025).

Ia mengungkapkan bahwa tindakan tidak senonoh tersebut terjadi pada dua waktu berbeda, yakni pada tanggal 10 dan 16 Maret 2025. Kedua korban diketahui merupakan pasien yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Usia korban masing-masing adalah 21 dan 31 tahun.

“Korban dibawa ke lokasi yang sama oleh pelaku,” tambah Surawan.

Identitas dua korban tambahan ini pertama kali diungkap oleh pihak kepolisian pada Kamis (10/4). Surawan saat itu menegaskan bahwa selain korban FH, ada sejumlah pasien lain yang diduga mengalami tindakan serupa oleh tersangka.

“Saat ini ada dua tambahan korban,” katanya.

Surawan juga menyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan komunikasi dengan kuasa hukum dari salah satu korban. Namun, proses pemeriksaan dijadwalkan dilakukan setelah libur Lebaran.

"Belum ada laporan resmi, tetapi sudah ada komunikasi dengan pihak kuasa hukum," ucapnya.

Dari hasil penyelidikan awal, diketahui bahwa Priguna menggunakan modus membius korban sebelum melakukan tindak kejahatannya. “Modus yang digunakan sejauh ini identik dengan kasus sebelumnya,” pungkas Surawan.

 

TAG

BERITA TERKAIT