MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) secara tegas mengutuk tindakan genosida yang dilakukan oleh zionis Israel terhadap rakyat Palestina di Gaza.
Dalam pernyataan sikap resminya, BKPRMI menyatakan bahwa lebih dari 50.000 warga sipil, mayoritas perempuan dan anak-anak, telah menjadi korban sejak eskalasi serangan brutal dimulai pada Oktober 2023.
Ketua Umum DPP BKPRMI, Nanang Mubarok, menegaskan bahwa tindakan Israel merupakan pelanggaran berat terhadap Hak Asasi Manusia dan bentuk nyata dari kejahatan genosida. Penyerangan terhadap fasilitas publik seperti sekolah, rumah sakit, tempat ibadah, dapur umum, hingga zona aman menunjukkan kebrutalan yang tidak berperikemanusiaan.
"BKPRMI berdiri bersama rakyat Palestina dan menyerukan penghentian segera seluruh bentuk agresi militer zionis Israel," tegasnya.
BKPRMI juga mengecam keras dukungan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terhadap agresi Israel. Dukungan tak bersyarat ini dianggap memperburuk situasi kemanusiaan dan memperlemah upaya perdamaian dunia.
Melalui surat resmi yang ditandatangani oleh Ketua Umum DPP BKPRMI Nanang Mubarok dan Sekjen DPP BKPRMI Jailani Dalimunthe, BKPRMI juga menyerukan kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto untuk aktif menggunakan jalur diplomasi di PBB guna menghentikan agresi Israel; memimpin konsolidasi negara-negara Islam melalui OKI; mengirimkan pasukan penjaga perdamaian ke Gaza; dan menyalurkan bantuan kemanusiaan secara langsung ke rakyat Palestina.
BKPRMI juga mengajak seluruh kader, dai, khatib, serta umat Islam Indonesia untuk meningkatkan kesadaran umat melalui khutbah dan dakwah; mendukung perjuangan Palestina lewat donasi, bantuan logistik, dan kampanye kemanusiaan; menghindari penggunaan produk yang terafiliasi dengan Israel; serta membaca doa qunut nazilah dan melaksanakan shalat ghaib untuk para syuhada Palestina.
"Menjaga dan membebaskan Masjidil Aqsha adalah kewajiban seluruh umat Islam. Palestina pernah membantu kemerdekaan Indonesia. Kini saatnya kita menunjukkan solidaritas yang nyata," bunyi pernyataan tersebut.
Sementara itu, Ketua Umum DPW BKPRMI Sulsel, Hasid Hasan Palogai, juga mengajak seluruh kader di Sulsel untuk aktif menyuarakan dan menyebarkan informasi tentang kekejaman Israel kepada masyarakat luas.
"Ada banyak hal yang bisa kita lakukan. Yang terpenting adalah menyuarakan bahwa kejahatan kemanusiaan masih terus terjadi dan ikut memboikot produk-produk Israel yang digunakan untuk membunuh warga Palestina di Gaza," ujarnya.
Pernyataan ini ditutup dengan doa agar Allah SWT memudahkan perjuangan umat Islam dalam menegakkan keadilan dan kemanusiaan di bumi Palestina. (*)
BERITA TERKAIT
-
Ketua Umum DPP BKPRMI Lantik DPW Sulsel, Donasi Bencana Capai Rp206 Juta
-
Bantuan Gandum dari Indonesia Tiba di Gaza, Truk Berhasil Melintasi Pintu Rafah di Mesir
-
Munas XI MUI, BKPRMI Dorong Penguatan Peran Ulama dalam Membangun Bangsa
-
DPP BKPRMI Serukan Qunut Nazilah Nasional untuk Palestina, Tanggapi Krisis Kemanusiaan yang Memburuk
-
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Apresiasi Kerja Nyata BKPRMI Bina Generasi Muda