Redaksi : Minggu, 06 April 2025 16:42

MAKASSAR,BUKAMATA - Pemerintah memberikan fleksibilitas bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam menyambut arus mudik Lebaran 2025.

Pada Senin, 8 April 2025, para ASN tidak diwajibkan bekerja dari kantor, melainkan dapat menjalankan tugasnya secara fleksibel atau work from home (WFH).

Kebijakan ini disampaikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas.

Menurutnya, langkah ini diambil untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta mencegah kemacetan parah menjelang cuti bersama dan hari libur nasional Idulfitri 1446 Hijriah.

"Untuk ASN, kami beri fleksibilitas bekerja dari rumah atau secara hybrid pada 8 April, khususnya bagi instansi yang tugasnya bisa dilakukan tanpa kehadiran fisik," kata Anas, dikutip Minggu (6/4/2025).

Anas menegaskan bahwa meski diberi kebebasan WFH, pelayanan publik yang bersifat strategis dan langsung kepada masyarakat tetap harus berjalan optimal. Untuk itu, pimpinan instansi diminta mengatur jadwal kerja ASN secara bijak.

“Prinsipnya pelayanan publik tetap berjalan. Kita tidak ingin ada pelayanan yang terganggu, apalagi yang bersifat vital,” tambahnya.

Kebijakan ini dinilai sebagai bentuk penyesuaian terhadap kondisi menjelang Lebaran, di mana jutaan masyarakat diperkirakan akan mulai melakukan perjalanan mudik sejak awal pekan.

Sebelumnya, pemerintah menetapkan cuti bersama Idulfitri dimulai pada 8 hingga 15 April 2025. Namun, karena tingginya antusiasme masyarakat untuk mudik lebih awal, kebijakan WFH ini diharapkan mampu mengurai kepadatan lalu lintas dan memperlancar arus kendaraan.

TAG

BERITA TERKAIT