BUKAMATA — Spekulasi mengenai pencalonan Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung dalam bursa Musyawarah Besar Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) akhirnya menemukan titik terang. Melalui pernyataan resminya, Tamsil menegaskan tidak memiliki niatan untuk ikut serta dalam kontestasi Ketua Umum KKSS.
Kepastian tersebut disampaikan oleh Staf Ahli Wakil Ketua DPD RI, Muzakkir Djabir.
“Wakil Ketua DPD RI, Pak Tamsil merasa terhormat dan berterima kasih atas dukungan tulus dari para tokoh dan masyarakat yang menginginkan beliau maju sebagai Ketua KKSS,” ujarnya.
Namun sejak awal, kata Muzakkir, Tamsil Linrung telah memilih untuk fokus menjalankan amanah sebagai Wakil Ketua DPD RI. Ia ingin memaksimalkan peran senator dalam memperjuangkan aspirasi daerah sebagai bagian penting dari pembangunan nasional yang sejalan dengan visi Presiden Prabowo.
“Beliau sangat meyakini bahwa pembangunan nasional hanya akan berhasil jika kekuatan daerah diberdayakan secara optimal,” ucap Muzakkir.
Menariknya, dalam pernyataan tersebut, Tamsil justru menyebut sosok yang ia nilai paling tepat untuk memimpin KKSS adalah Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman. Bahkan, dukungan itu telah disampaikan secara terbuka sejak Februari lalu dalam pertemuan bersama para kepala daerah asal Sulsel.
"Okemi, kitami yang maju. Saya support dinda," ujar Tamsil dalam pertemuan itu, seperti dikutip Muzakkir.
Dukungan tersebut kembali ditegaskan dalam momen buka puasa bersama baru-baru ini, ketika Amran Sulaiman hadir di kediaman Tamsil.
“Keduanya berkomunikasi dan Pak Tamsil kembali menyampaikan dukungan penuh terhadap Pak Amran,” tambah Muzakkir.
Menurut Muzakkir, Tamsil melihat Amran sebagai figur yang memiliki kapasitas, pengalaman, dan jejaring yang luas untuk memajukan KKSS dan mengonsolidasikan potensi warga Sulawesi Selatan di berbagai wilayah, baik di dalam maupun luar negeri.
Sikap Tamsil, lanjutnya, juga sejalan dengan semangat regenerasi dan penguatan kelembagaan paguyuban. Ia percaya, di bawah kepemimpinan Amran Sulaiman, KKSS akan menjadi kekuatan strategis yang mampu membawa masyarakat Sulawesi Selatan ke arah yang lebih maju.