BUKAMATA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Rini Widyantini, menyatakan bahwa pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) bisa dilakukan pada April 2025, dengan syarat instansi terkait telah siap.
Rini menjelaskan bahwa calon aparatur sipil negara (ASN) masih harus menunggu pengangkatan selama tiga bulan untuk CPNS pada Juni 2025 dan tujuh bulan untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada Oktober 2025.
"Ini kan secara bertahap. Kalau mereka sudah siap mengangkat pada bulan April, misalnya, kalau memang mereka betul-betul sudah siap, tidak ada persoalan," ujar Rini dalam keterangannya di Jakarta Selatan, Senin (17/3/2025).
Rini menuturkan bahwa dalam penyelesaian pengangkatan CPNS memang ada waktu tunggu, meskipun pemerintah telah berupaya mempercepat prosesnya. Jika instansi belum siap mengangkat CPNS pada April, mereka akan menggelar orientasi bagi calon ASN terlebih dahulu.
"Tapi kalau memang mereka belum siap mengangkat, nanti instansi pemerintah bisa melakukan penganggilan untuk memberikan orientasi dan sebagainya," tambahnya.
Sebelumnya, Kementerian PAN-RB mengumumkan bahwa pengangkatan CPNS 2024 menjadi ASN akan dilakukan serentak pada 1 Oktober 2025. Sementara itu, PPPK tahap I dan tahap II akan diangkat secara serentak pada Maret 2026.
Deputi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Kemenpan-RB, Aba Subagja, menjelaskan bahwa pengangkatan secara serentak bertujuan agar semua CASN yang telah dinyatakan lulus seleksi bisa mulai bekerja pada waktu yang sama.
"Jadi mereka akan bekerja di waktu yang sama, serentak," ungkapnya.
Namun, kebijakan ini menuai protes dari para CASN 2024 yang telah dinyatakan lulus, terutama mereka yang telah mengundurkan diri dari pekerjaan sebelumnya dengan harapan segera diangkat sebagai ASN.