MAKASSAR,BUKAMATA – Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang oknum dosen Universitas Negeri Makassar (UNM) terus mendapat perhatian publik.
Massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Anti Kekerasan Seksual Seluruh Indonesia Sulawesi Selatan (ANTRAKSI Sulsel) menggelar unjuk rasa di depan Kantor Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Rabu (12/3).
Dalam aksi tersebut, peserta menyuarakan tuntutan agar pihak kepolisian segera mengusut tuntas kasus ini dan mendesak agar menaikkan status terlapor menjadi tersangka.
Pimpinan aksi, Fikran, mengatakan bahwa korban terbukti mengalami stress dan trauma psikis akibat perlakuan tidak senonoh oknum dosen tersebut.
"Kami hadir untuk mendukung korban dan menuntut keadilan. Jangan ada lagi impunitas bagi pelaku kekerasan seksual," ujar Fikran.
Massa aksi juga meminta aparat kepolisian untuk bekerja secara profesional dan transparan dalam menangani kasus ini.
Tidak hanya itu, ANTRAKSI Sulsel menegaskan bahwa mereka akan terus mengawal kasus ini hingga ada kejelasan dan keadilan bagi korban
Sementara itu Kanit V Renakta Polda Sulsel, Iptu Alex yang menerima massa aksi menegaskan pihaknya serius menangani kasus ini tanpa ada intervensi.
Dijelaskan pula bahwa hasil pemeriksaan oleh dokter kepada korban (pelapor). Di mana dia membenarkan korban mengalami trauma psikis dan stress.
"Kasus masih berproses, terima kasih atas atensi teman-teman mahasiswa yang mengawal kasus ini, " ucapnya.