Redaksi : Selasa, 11 Maret 2025 15:25

 

BUKAMATA  - Ukraina dilaporkan melancarkan serangan besar-besaran terhadap ibu kota Rusia, Moskow, pada Senin (10/3/2024) malam. Militer Kremlin mengklaim telah menembak jatuh setidaknya 91 drone di sekitar Moskow, dari total 337 yang dilumpuhkan di seluruh Rusia.

"Pertahanan udara Kementerian Pertahanan terus menangkis serangan besar-besaran oleh pesawat nirawak musuh di Moskow," ujar Wali Kota Moskow, Sergei Sobyanin, melalui Telegram, Selasa (11/3/2024).

Selain itu, 126 drone lainnya dikabarkan ditembak jatuh di wilayah Kursk, yang berbatasan langsung dengan Ukraina. Gubernur wilayah tersebut, Andrei Vorobyov, membenarkan laporan ini. Ia juga menyatakan bahwa serangan tersebut menyebabkan setidaknya satu orang tewas dan tiga lainnya luka-luka.

Kerusakan dan Dampak Serangan

Akibat serangan ini, tujuh unit bangunan di Moskow dan sekitarnya mengalami kerusakan, terutama di wilayah tenggara kota. Serangan yang mencapai ibu kota Rusia ini menunjukkan peningkatan skala dan jangkauan serangan udara Ukraina.

Kaitan dengan Pertemuan di Arab Saudi

Serangan ini terjadi menjelang pertemuan penting antara pejabat tinggi Amerika Serikat (AS) dan Ukraina yang akan digelar di Arab Saudi pada Selasa (11/3/2024). Dalam pertemuan tersebut, Ukraina berencana menyampaikan rencana gencatan senjata sebagian dengan Rusia, dengan harapan dapat memulihkan dukungan dari AS.

Dukungan AS terhadap Ukraina dikabarkan mengalami penurunan setelah Presiden Donald Trump menegur Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam pertemuan di Gedung Putih bulan lalu. Akibatnya, Washington menangguhkan bantuan militer, akses intelijen, dan citra satelit bagi Ukraina dalam upaya untuk mendorong perundingan damai dengan Rusia.

Kesimpulan

Serangan besar-besaran Ukraina ke Moskow menunjukkan eskalasi konflik yang masih berlangsung antara kedua negara. Dengan meningkatnya serangan ini, serta tekanan dari AS untuk mencari solusi diplomatik, masa depan perang Rusia-Ukraina masih belum dapat dipastikan.

TAG

BERITA TERKAIT