Peringati Hari Lingkungan Hidup, PJM Tanam 2.500 Pohon di Tanralili Maros
20 Juni 2026 23:47
Enam crazy rich Indonesia, termasuk Aguan, Anthony Salim, dan Dato Sri Tahir, ikut membangun IKN dengan investasi Rp 20 triliun. Proyek mereka mencakup hotel, rumah sakit, pusat perbelanjaan, hingga taman safari.
BUKAMATA - Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah konglomerat beraset triliunan rupiah ke Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (6/3/2025). Ternyata, enam dari delapan crazy rich Indonesia yang hadir dalam pertemuan tersebut turut serta dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Mereka adalah Sugianto Kusuma alias Aguan, Anthony Salim, Dato Sri Tahir, Franky Oesman Widjaja, Boy Garibaldi Thohir, dan Prajogo Pangestu. Keenamnya tergabung dalam Konsorsium Nusantara, yang secara resmi telah melakukan peletakan batu pertama proyek investasi pada Kamis (21/9/2023). Nilai investasi yang digelontorkan mencapai Rp 20 triliun untuk pembangunan mixed-use project dan berbagai fasilitas lainnya.
Proyek-Proyek Para Konglomerat di IKN
Aguan dan Anthony Salim telah membangun serta mengoperasikan hotel berjenama Swissotel Nusantara. Mereka juga tengah membangun pusat perbelanjaan bernama Nusantara Duty Free, yang konstruksinya dimulai tahun lalu, serta berbagai fasilitas lain.
Sementara itu, Dato Sri Tahir telah mengoperasikan Mayapada Nusantara Hospital dengan luas area 1,1 hektare dan biaya konstruksi mencapai Rp 500 miliar. Rumah sakit ini dikelola oleh Apollo Hospital asal India dan telah diresmikan pada 11 Oktober 2024.
Adapun Boy Garibaldi Thohir berencana membangun Taman Safari Nusantara di atas lahan seluas 225 hektare. Sementara para crazy rich lainnya masih dalam tahap studi kelayakan atau feasibility study untuk merealisasikan proyek mereka di IKN.
Pembangunan IKN Tahap I Hampir Selesai
Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN, Danis Hidayat Sumadilaga, menyebutkan bahwa pembangunan IKN tahap pertama untuk periode 2022-2024 telah mencapai 99 persen.
"Hampir selesai untuk Tahap I, dan sekarang tengah memasuki pembangunan tahap II periode 2025-2029," ujar Danis pada Jumat (7/3/2025).
Untuk proyek-proyek yang masih berjalan dalam konstruksi tahap I, diberlakukan sistem piket bagi pekerja konstruksi mengingat bulan Maret bertepatan dengan bulan suci Ramadan bagi umat Islam.
Pembangunan IKN terus menjadi perhatian besar, terutama dengan keterlibatan para konglomerat yang ikut berinvestasi dan membangun berbagai fasilitas strategis di ibu kota baru tersebut.
20 Juni 2026 23:47
20 Juni 2026 23:39