Redaksi : Senin, 17 Februari 2025 16:24

BUKAMATA - Dalam upaya mendukung pengembangan ekosistem riset di Tanah Air, Bank Indonesia Institute kembali membuka program Grant Bank Indonesia (RGBI) 2025.

Program ini merupakan skema dana hibah riset yang dialokasikan pada penelitian strategis, khususnya untuk jenis riset frontier dan riset pengembangan model yang dilakukan oleh peneliti eksternal.

Topik penelitian yang didukung dalam RGBI 2025 telah ditetapkan oleh Bank Indonesia, dengan nilai hibah riset mencapai Rp 250 juta. Dana ini diharapkan dapat mendorong lahirnya inovasi dan kajian yang berdampak nyata bagi perekonomian nasional.

Persyaratan untuk mengikuti program ini cukup ketat. Para pelamar wajib menyampaikan proposal penelitian, concept notes, CV ketua tim dan anggota, serta surat pernyataan yang templatenya dapat diunduh melalui halaman SPEKTRO (www.spektro-bi.org).

Peneliti utama harus merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berstatus peneliti senior dengan afiliasi utama di Universitas atau Lembaga Penelitian yang berkedudukan hukum di Indonesia.

Menariknya, tim peneliti dapat berasal dari kolaborasi beberapa Universitas atau Lembaga Penelitian, yang terdiri dari berbagai disiplin ilmu.

Bahkan, anggota tim peneliti disarankan melibatkan peneliti atau akademisi nasional maupun internasional dengan rekam jejak publikasi tinggi di jurnal ilmiah terindeks Scopus atau setara.

Syarat lainnya, setiap tim hanya diperbolehkan memilih satu topik penelitian yang hasilnya diharapkan mencakup tinjauan ekonomi.

Selain itu, penelitian yang diajukan harus merupakan riset baru yang belum pernah diterbitkan atau sedang dalam proses penerbitan di jurnal atau publikasi lain mana pun.

Proyek penelitian tersebut juga harus dapat diselesaikan dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. Penetapan penerima RGBI sepenuhnya merupakan wewenang mutlak Bank Indonesia Institute dan keputusan ini tidak dapat diganggu gugat.

Dengan adanya program ini, Bank Indonesia Institute berharap dapat terus mendukung perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia, sekaligus mendorong kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi nasional.

 

TAG

BERITA TERKAIT