Redaksi : Minggu, 16 Februari 2025 09:44

BUKAMATA - Prof Budi kembali terpilih sebagai Ketua Umum Himpunan Perguruan Tinggi Kesehatan (HPTKes) Indonesia untuk periode 2025-2029 melalui proses aklamasi oleh seluruh pimpinan wilayah HPTKes.

Dalam sambutannya, Prof Budi mengungkapkan rasa syukur dan amanah besar yang kembali diembannya.

“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, kembali saya diamanahi untuk menjadi Ketua Umum Kesehatan Indonesia, dengan aklamasi seluruh pimpinan wilayah HPTKes Indonesia. Saya berharap kepengurusan periode 2025-2029 harus jauh lebih baik dan agresif menghadapi tantangan perguruan tinggi bidang kesehatan,” ujar Prof Budi.

Menghadapi perubahan zaman yang cepat dan tidak menentu, Prof Budi menekankan pentingnya kolaborasi antar perguruan tinggi bidang kesehatan.

Berikut adalah beberapa langkah strategis yang direncanakan untuk memperkuat kolaborasi tersebut:

Kolaborasi Penelitian

- Mengidentifikasi topik penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri kesehatan.

- Mengembangkan proposal penelitian yang melibatkan beberapa perguruan tinggi dan institusi kesehatan.

- Mengalokasikan sumber daya dan anggaran yang cukup untuk mendukung penelitian.

- Mengembangkan sistem pengelolaan data dan informasi yang efektif.

Kolaborasi Pengembangan Kurikulum

- Mengidentifikasi kebutuhan industri kesehatan dan masyarakat dalam pengembangan kurikulum.

- Mengembangkan kurikulum yang relevan dan efektif untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa.

- Mengintegrasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam industri kesehatan.

- Mengembangkan sistem evaluasi yang efektif untuk memantau kemajuan mahasiswa.

Kolaborasi Pengembangan Sumber Daya Manusia

- Mengidentifikasi kebutuhan industri kesehatan dalam pengembangan SDM.

- Mengembangkan program pengembangan SDM yang relevan dan efektif.

- Mengintegrasikan keterampilan yang diperlukan dalam industri kesehatan.

- Mengembangkan sistem evaluasi yang efektif untuk memantau kemajuan SDM.

Kolaborasi Pengembangan Teknologi

- Mengidentifikasi kebutuhan industri kesehatan dalam pengembangan teknologi.

- Mengembangkan teknologi yang relevan untuk meningkatkan kemampuan industri kesehatan.

- Mengintegrasikan pengetahuan dan keterampilan dalam pengembangan teknologi.

- Mengembangkan sistem evaluasi yang efektif untuk memantau kemajuan teknologi.

Kolaborasi Pengembangan Jaringan

- Mengidentifikasi kebutuhan industri kesehatan dalam pengembangan jaringan.

- Mengembangkan jaringan yang relevan dan efektif untuk meningkatkan kemampuan industri kesehatan.

- Mengintegrasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam pengembangan jaringan.

- Mengembangkan sistem evaluasi yang efektif untuk memantau kemajuan jaringan.

Prof Budi juga menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah, khususnya Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, untuk memastikan keberlanjutan program-program strategis HPTKes.

Dengan semangat kolaboratif, diharapkan perguruan tinggi bidang kesehatan di Indonesia semakin tangguh dalam menghadapi tantangan global dan terus berkontribusi bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

 

TAG

BERITA TERKAIT