BUKAMATANEWS - Para pemimpin Eropa akan melakukan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) darurat di Paris pada Senin (17/2) waktu setempat imbas ketegangan benua tersebut dengan Amerika Serikat (AS).
Hubungan Eropa dan AS menjadi tegang akibat Presiden AS Donald Trump berunding dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam upaya mendorong sebuah kesepakatan perdamaian antara Rusia dan Ukraina.
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menjadi salah satu yang akan bergabung dalam pertemuan darurat tersebut.
"Inggris akan bekerja untuk memastikan bahwa kita tetap menjaga AS dan Eropa tetap bersama," ujar Starmer dikutip CNN, Minggu (16/2/25).
Kita tidak bisa membiarkan perpecahan dalam aliansi ini mengalihkan perhatian dari musuh-musuh eksternal yang kita hadapi," lanjutnya.
"Ini adalah momen langka untuk keamanan nasional kita, di mana kita berhadapan dengan realitas dunia saat ini dan ancaman yang kita hadapi dari Rusia," kata Starmer.
"Sudah jelas Eropa harus mengambil peran yang lebih besar di NATO karena kami bekerja sama dengan Amerika Serikat untuk mengamankan masa depan Ukraina dan menghadapi ancaman yang kami hadapi dari Rusia," tambahnya.
Pertemuan pemimpin Eropa ini terjadi usai utusan khusus Trump untuk Rusia dan Ukraina, Keith Kellogg, mengatakan bahwa para pejabat Eropa tidak akan berada di meja perundingan untuk menegosiasikan solusi untuk perang di Ukraina.
Dalam Konferensi Keamanan Munich pada Sabtu (15/2), Menteri Luar Negeri Polandia Radoslaw Sikorski mengatakan bahwa Presiden Prancis Emmanuel Macron telah menyerukan pertemuan para pemimpin Eropa di Paris.
Sikorski juga mengatakan bahwa dia mengharapkan para pemimpin Eropa untuk mendiskusikan masalah ini "dengan cara yang sangat serius."
Meski demikian, Prancis belum secara resmi mengkonfirmasi acara tersebut.
BERITA TERKAIT
-
Ketika Kekuatan Tak Lagi Cukup: Donald Trump Hadapi Realitas Baru Politik Global
-
5 Jam di Kremlin, Putin Antar Prabowo Hingga ke Mobil: Samovar hingga Miniatur Borobudur Jadi Buah Tangan
-
Mahfuz Sidik: Negara-negara Teluk Perlu Segera Bentuk Aliansi Bersama Hilangkan Hegemoni Amerika
-
Serangan AS–Israel ke Iran Tewaskan Lebih dari 1.300 Warga, Ribuan Bangunan Sipil Rusak
-
Trump Siap Perpanjang Operasi “Epic Fury”, Sinyal Konflik AS-Iran Bisa Meluas