Redaksi : Sabtu, 15 Februari 2025 16:15

BUKAMATA - Presiden Prabowo Subianto berencana melanjutkan pemangkasan anggaran negara hingga tiga tahap dengan total penghematan mencapai Rp 750 triliun. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran negara.

Pada tahap pertama, pemerintah telah melakukan pemangkasan sebesar Rp 300 triliun yang saat ini sedang berlangsung. Kemudian, pada tahap kedua, target penghematan anggaran mencapai Rp 308 triliun.

Meski begitu, Prabowo tidak mengungkapkan secara rinci kapan tahapan pemangkasan ini akan dilaksanakan secara keseluruhan.

"Penghematan yang kita lakukan, yang lagi ramai, penghematan putaran pertama oleh Kementerian Keuangan disisir dihemat Rp 300 triliun, penghematan putaran kedua Rp 308 triliun," ujar Prabowo dalam pidatonya di acara Puncak Perayaan HUT Ke-17 Partai Gerindra yang disiarkan secara daring melalui YouTube CNN Indonesia, Sabtu (15/2/2025).

Penghematan Melalui BUMN

Selain itu, Prabowo mengungkapkan bahwa tahap ketiga penghematan anggaran akan dilakukan melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dividen yang ditargetkan dari BUMN mencapai Rp 300 triliun, di mana Rp 200 triliun akan masuk ke kas negara dan Rp 100 triliun dikembalikan ke BUMN sebagai modal usaha.

"Dividen dari BUMN Rp 300 triliun, Rp 100 triliun dikembalikan (modal usaha), totalnya kita punya Rp 750 triliun. Sebanyak US$ 24 miliar terpaksa saya pakai untuk memastikan rakyat, terutama anak-anak, mendapatkan makanan bergizi. Anak-anak kita tidak boleh kelaparan," jelas Prabowo.

Dana untuk Danantara

Sisa dari dana yang telah dihemat akan dikelola oleh Danantara, sebuah lembaga investasi negara yang akan diluncurkan pada 24 Februari 2025. Prabowo menyatakan bahwa Rp 200 triliun akan dialokasikan ke Danantara untuk dikelola sebagai investasi.

"Sisanya, kita punya 200 miliar ini akan kita serahkan ke Danantara untuk diinvestasikan," tambahnya.

Langkah penghematan anggaran ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan efisiensi keuangan negara serta memastikan pemanfaatan anggaran yang lebih optimal bagi kesejahteraan rakyat.

TAG

BERITA TERKAIT