Peringati Hari Lingkungan Hidup, PJM Tanam 2.500 Pohon di Tanralili Maros
20 Juni 2026 23:47
Siswa SMPN 48 Makassar kunjungi Kantor DPRD Kota Makassar dalam program outing class, kenali langsung peran dan fungsi lembaga legislatif daerah.
MAKASSAR,BUKAMATANEWS – Sejumlah siswa dari UPT SPF SMPN 48 Makassar mengikuti kegiatan outing class atau pembelajaran di luar kelas dengan mengunjungi Kantor DPRD Kota Makassar, Kamis (13/2/2025). Kegiatan edukatif ini bertujuan memberikan pemahaman langsung kepada siswa tentang peran dan mekanisme kerja lembaga legislatif di tingkat daerah.

Rombongan siswa beserta guru pendamping disambut hangat oleh Kepala Bagian Humas dan Protokol DPRD Makassar, Syahril, yang menyampaikan pentingnya kegiatan ini dalam menanamkan pemahaman tentang demokrasi sejak dini.
“Kami ingin siswa tidak hanya memahami konsep pemerintahan dari buku pelajaran, tetapi juga bisa melihat langsung bagaimana DPRD menjalankan tugas dan fungsinya dalam menyusun kebijakan serta mengawal kepentingan masyarakat,” ujarnya dalam sambutan.
Selama kunjungan, para siswa diajak berdiskusi dan bertanya langsung seputar tugas-tugas DPRD, termasuk proses pengambilan keputusan, hak dan kewajiban anggota dewan, serta bagaimana peran legislatif berkontribusi terhadap pembangunan daerah. Suasana diskusi berlangsung aktif dan penuh antusiasme dari para siswa.
Salah satu guru pendamping, Hikmah, menyambut positif kegiatan ini. Ia menilai kunjungan edukatif ke lembaga pemerintahan seperti DPRD sangat bermanfaat dalam memperluas wawasan siswa.
“Belajar langsung dari sumbernya tentu memberikan pemahaman yang lebih mendalam. Kami berharap pengalaman ini bisa menginspirasi mereka untuk lebih memahami sistem pemerintahan, bahkan kelak terlibat langsung dalam dunia politik atau kebijakan publik,” jelasnya.
DPRD Kota Makassar sendiri secara rutin menerima kunjungan edukatif dari berbagai sekolah sebagai bagian dari komitmen untuk mendekatkan proses demokrasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Syahril menambahkan bahwa kegiatan semacam ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran dan partisipasi generasi muda dalam menjaga demokrasi yang sehat dan berdaya guna.
“Harapannya, para siswa bisa memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara, serta mulai menanamkan semangat untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah sejak dini,” tutupnya.
20 Juni 2026 23:47
20 Juni 2026 23:39