Waspada! Pintu Pelimpah Bendungan Bili-bili Dibuka, Warga Dilarang Beraktivitas di Hilir Sungai Jeneberang
Saat ini debit dari Sungai Jenelata juga mengalami peningkatan yang besar sehingga debit yang tercatat di Bendung Kampili (gabungan outflow Bendungan Bili-bili dan Sungai Jenelata kurang lebih 1.000 meter kubik per detik.
MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSPJ) mengumumkan pembukaan pintu pelimpah Bendungan Bili-bili di Kabupaten Gowa, Selasa, 11 Februari 2025. Warga pun diminta untuk tidak beraktivitas di hilir Sungai Jeneberang.
Kepala BBWSPJ, Suryadarma Hasyim, dalam keterangan tertulisnya menyampaikan, Bendungan Bili-bili di Kabupaten Gowa pada pukul 13.45 WITA telah mencapai elevasi 99,77 mdpl dan melewati batas elevasi normal, 99,50 mdpl.
"Sehingga, sesuai SOP untuk mempertahankan volume air normal, maka kami akan mengurangi volume air di waduk dengan membuka pintu pelimpah dengan total outflow bendungan sebesar 457,22 meter kubik per detik," jelas Suryadarma.
Saat ini, ungkap Suryadarma, debit dari Sungai Jenelata juga mengalami peningkatan yang besar sehingga debit yang tercatat di Bendung Kampili (gabungan outflow Bendungan Bili-bili dan Sungai Jenelata kurang lebih 1.000 meter kubik per detik.
"Disampaikan kepada masyarakat sekitar untuk tidak melakukan kegiatan penyeberangan sungai, menambang, dan menjala ikan di hilir bendungan atau hilir Sungai Jeneberang," pesan Suryadarma. (*)
News Feed
Gubernur Sulsel Resmikan Jembatan Sungai Balampangi Penghubung Sinjai - Bulukumba
31 Januari 2026 21:37
Berita Populer
31 Januari 2026 08:38
31 Januari 2026 08:47
31 Januari 2026 11:46
31 Januari 2026 12:32
31 Januari 2026 15:51
