Redaksi : Minggu, 02 Februari 2025 20:35
Arak-arakan patung Dewa Cap Go Meh dalam rangka perayaan tahun baru Imlek 2576 atau 2025 berlangsung meriah di Jalan Sulawesi, Makassar, Minggu (02/02/2025).

MAKASSAR, BUKAMATANEWS – Perayaan Tahun Baru Imlek 2576 berlangsung spektakuler di Kota Makassar dengan diadakannya kembali arak-arakan patung Dewa Cap Go Meh, Minggu (02/02/2025). Setelah vakum selama 11 tahun, festival budaya ini akhirnya kembali memeriahkan Jalan Sulawesi dan sekitarnya dengan ribuan peserta serta antusiasme masyarakat yang luar biasa.

Arak-arakan dimulai sekitar pukul 13.00 WITA dari Jalan Sulawesi, kemudian melintasi sejumlah ruas jalan utama seperti Jalan Sangir, Jalan Irian, Jalan Ahmad Yani, sebelum akhirnya kembali ke titik awal di Jalan Sulawesi. Ribuan warga memadati sepanjang rute festival, ingin menyaksikan langsung kemegahan prosesi yang sarat dengan nilai spiritual dan budaya Tionghoa.

Ketua Panitia Festival Cap Go Meh, Pdt. Roy Rusli, mengungkapkan bahwa arak-arakan ini melibatkan 12 klenteng dan lebih dari 20 organisasi Buddhis, dengan jumlah peserta diperkirakan mencapai 5.000 hingga 6.000 orang. Tidak hanya warga Makassar yang berpartisipasi, pengunjung dari luar daerah bahkan luar Pulau Sulawesi turut hadir untuk menyaksikan momen langka ini.

“Banyak peserta yang datang dari berbagai daerah seperti Bagansiapiapi, Jakarta, dan Parepare. Mereka hadir bersama suhu-suhunya untuk ikut meramaikan acara ini,” ujar Roy Rusli.

Festival ini juga mendapatkan perhatian dari berbagai pejabat penting di Sulawesi Selatan. Arak-arakan melewati Pj Gubernur Sulawesi Selatan Fadjry Djufry, Kapolda Sulsel Irjen Pol Yudhiawan, serta Kakanwil Kemenag Sulsel Ali Yafid, yang turut menyaksikan jalannya prosesi dengan penuh antusiasme.

Sejumlah patung dewa yang diarak dalam festival ini antara lain Dewa Kwan Kong dan Dewi Kwan Im dari Klenteng Kwan Kong, Buddha Guatama (rupang tertua di Wihara Se Mien Fo), Brahma Empat Muka, Sien Tien San Thi, dan Pan Ko Thi Ong dari Vihara Girinaga, serta Dewa Pangk Ko Ong dari Klenteng Tjo Soe Kong di Takalar.

Dengan suksesnya perayaan ini, diharapkan tradisi arak-arakan patung Dewa Cap Go Meh dapat kembali menjadi bagian dari perayaan Imlek tahunan di Makassar, memperkuat keberagaman budaya dan mempererat hubungan antarumat beragama di Indonesia.