Peringati Hari Lingkungan Hidup, PJM Tanam 2.500 Pohon di Tanralili Maros
20 Juni 2026 23:47
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa kembali terjadi di daerah gunung Kidul pada pukul 07:40 WIB dengan kekuatan 5,2 magnitudo.
BUKAMATA – Wilayah Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), kembali diguncang gempa bumi pagi ini. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 07:40 WIB dengan kekuatan 5,2 magnitudo.

Gempa tersebut tercatat berada di titik koordinat 8.81 LS dan 110.31 BT, atau berjarak sekitar 96 km barat daya Gunung Kidul, dengan kedalaman dangkal, yaitu 10 km.
Selain gempa pagi ini, BMKG mencatat beberapa aktivitas seismik lainnya dalam dua hari terakhir yaitu pada 1 Februari 2025, pukul 01:11 WIB dini hari tadi dengan Magnitudo: 5,1. Gempa ini berlokasi di 6.81 LS dan 129.92 BT. Gempa ini terjadi di 200 km barat laut Kepulauan Tanimbar dengan Kedalaman: 208 km.
Sementara itu, gempa juga terhadi pada 31 Januari 2025, pukul 18:03 WIB dengan Magnitudo: 6,2. Lokasi gempa berada di 3.80 LS dan 97.85 BT, 36 km barat daya Kabupaten Aceh Selata dengan kedalaman: 29 km.
Gempa di Gunung Kidul pagi ini termasuk dalam kategori gempa dangkal. Getaran yang berasal dari kedalaman 10 km seperti ini biasanya memiliki potensi dirasakan lebih kuat oleh masyarakat di sekitar episentrum.
Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi dari pemerintah daerah atau pihak terkait mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa. BMKG juga memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Peringatan BMKG
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada terhadap gempa susulan yang mungkin terjadi. Selain itu, warga di pesisir selatan Jawa diminta terus memantau informasi resmi dari BMKG terkait aktivitas seismik di wilayah tersebut.
Aktivitas gempa bumi di Indonesia, yang berada di kawasan Cincin Api Pasifik (Ring of Fire), adalah hal yang wajar. Namun, masyarakat tetap perlu memahami langkah mitigasi bencana untuk mengurangi dampak kerugian.
20 Juni 2026 23:47
20 Juni 2026 23:39