Redaksi : Sabtu, 01 Februari 2025 08:07

MAKASSAR,BUKAMATA - PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di sejumlah wilayah di luar Pulau Jawa mulai 1 Februari 2025. Penyesuaian harga ini dilakukan berdasarkan Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022.

Berikut rincian harga BBM nonsubsidi di beberapa wilayah:

Pertamax

  • Bali, NTB, NTT: Rp12.900/liter (dari Rp12.500)
  • Kaltim, Kalut, Sulut, Gorontalo, Sulteng, Sultra, Sulsel, Sulbar, Maluku, Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Barat Daya: Rp13.200/liter (dari Rp12.800)
  • Kalsel: Rp13.500/liter (dari Rp13.050)

Pertamax Turbo

  • Bali, NTB, NTT: Rp14.000/liter (dari Rp13.700)
  • Kaltim, Kalut, Sulut, Sulteng, Gorontalo, Sultra, Sulsel, Sulbar, Papua: Rp14.350/liter (dari Rp14.000)
  • Kalsel: Rp14.650/liter (dari Rp14.000)

Pertamax Green 95

  • Bali, NTB, NTT: Rp13.700/liter (dari Rp13.400)

Dexlite

  • Bali, NTB, NTT: Rp14.800/liter (dari Rp13.600)
  • Kaltim, Kalut, Sulut, Gorontalo, Sulteng, Sultra, Sulsel, Sulbar, Maluku, Papua: Rp14.950/liter (dari Rp13.900)
  • Kalsel: Rp15.250/liter (dari Rp14.200)

Pertamina Dex

  • Bali, NTB, NTT: Rp14.800/liter (dari Rp13.900)
  • Kaltim, Kalut, Sulut, Gorontalo, Sulteng, Sultra, Sulsel, Sulbar: Rp15.150/liter (dari Rp14.200)
  • Kalsel: Rp15.450/liter (dari Rp14.500)

Solar Nonsubsidi

  • NTB: Rp14.500/liter (dari Rp13.500)

Harga BBM Subsidi Tetap

Harga BBM subsidi tidak mengalami perubahan, yaitu:

  • Pertalite: Rp10.000/liter
  • Biosolar: Rp6.800/liter

Pertamina menyatakan bahwa penyesuaian harga ini dilakukan untuk menyesuaikan harga dasar yang dihitung berdasarkan pergerakan harga minyak dunia dan kurs rupiah.

TAG

BERITA TERKAIT