Redaksi
Redaksi

Rabu, 29 Januari 2025 11:01

Imlek 2025, Sejumlah Wilayah di Jakarta Terendam  Banjir

Imlek 2025, Sejumlah Wilayah di Jakarta Terendam Banjir

Secara tradisional, hujan dianggap sebagai tanda keberuntungan dalam budaya Tionghoa, terutama jika terjadi saat perayaan besar seperti Imlek.

BUKAMATA - Perayaan Tahun Baru Imlek 2576 pada Rabu, 29 Januari 2025, diwarnai dengan banjir yang melanda berbagai wilayah di Jakarta. Hujan deras yang mengguyur sejak Selasa malam menyebabkan genangan air di sejumlah titik, mengganggu aktivitas masyarakat yang merayakan Imlek.

Menurut data yang dihimpun, hingga Rabu pagi, banjir masih menggenangi beberapa area di Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Tercatat 18 titik banjir di Jakarta Utara dan 3 titik di Jakarta Barat. Ketinggian air bervariasi, mulai dari 10 cm hingga 85 cm, mengakibatkan beberapa ruas jalan tidak dapat dilalui kendaraan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan bahwa 54 Rukun Tetangga (RT) dan 23 ruas jalan terdampak banjir. Beberapa wilayah yang terendam antara lain Kelapa Gading, Pluit, dan Penjaringan di Jakarta Utara, serta Cengkareng dan Kebon Jeruk di Jakarta Barat.

Selain itu, banjir juga menyebabkan kemacetan parah di beberapa titik, terutama di jalan-jalan protokol yang biasanya padat. Pengendara diimbau untuk mencari rute alternatif dan selalu memantau informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengerahkan petugas untuk melakukan evakuasi warga yang terdampak dan menyiapkan posko pengungsian bagi mereka yang membutuhkan. Masyarakat diharapkan tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan.

Secara tradisional, hujan dianggap sebagai tanda keberuntungan dalam budaya Tionghoa, terutama jika terjadi saat perayaan besar seperti Imlek. Hujan sering diasosiasikan dengan kesuburan, keberkahan, dan kelimpahan.

Namun, secara ilmiah, tidak ada hubungan langsung antara Imlek dan hujan. Cuaca saat Imlek sepenuhnya dipengaruhi oleh kondisi atmosfer dan fenomena musiman seperti angin muson, MJO (Madden-Julian Oscillation), atau pola tekanan udara di wilayah tropis

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Populer